Urun Rembug Stakeholder Sawit dalam Membangun Lembaga Otoritas Khusus

AKURAT.CO Industri sawit Indonesia masih dihadapkan pada regulasi yang tumpang tindih dari pemangku kebijakan.
Dalam hal tersebut, Indonesia disebut masih kalah dengan Malaysia yang jumlah produksinya tidak mencapai setengah dari total produksi di Indonesia.
CEO dan Chief Editor WE Group, Muhamad Ihsan, mengatakan bahwa Malaysia telah mendirikan lembaga khusus bernama Malaysian Palm Oil Board (MPOB) untuk mengurusi berbagai kebijakan mengenai sawit.
Sementara itu, kebijakan sawit di Indonesia masih tersebar pada 31 kementerian dan lembaga.
"Celakanya, kebijakan pada masing-masing kementerian dan lembaga tersebut kerap tumpang tindih dan membuat implementasi menjadi rumit," kata Ihsan dalam keterangan di Jakarta, Jumat (2/2/2024).
Baca Juga: Pemerintah Dorong Industri Sawit Berkelanjutan dari Hulu hingga Hilir
Ia mengatakan, latar belakang inilah yang diangkat oleh WE Group dalam menggelar seminar sawit nasional bertema Urun Rembug Stakeholder Sawit: Membangun Lembaga Otoritas Khusus Agar Tak Lagi Rumit.
Menurut Ihsan, perlu adanya komunikasi yang mewadahi keterlibatan inklusif dari berbagai pihak terkait pendirian lembaga khusus sawit di Indonesia.
"Hal ini dilakukan sebagai regulator untuk menjaga keberlangsungan dan memperkuat industri kelapa sawit nasional dari hulu hingga hilir," ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Dida Gardera, menyampaikan bahwa usulan mengenai lembaga otoritas khusus untuk kelapa sawit sebenarnya telah muncul sejak 2018.
Ketika itu, muncul dua opsi yaitu pengoptimalan fungsi BPDP kelapa sawit atau membangun kelembagaan baru.
Baca Juga: Dukung Prabowo-Gibran, APPKSI Ingin Kehidupan Petani Sawit Sejahtera
Dida juga menyampaikan bahwa pemerintah telah mendorong percepatan sertifikasi ISPO untuk memastikan perkebunan kelapa sawit Indonesia dikelola secara berkelanjutan.
Hingga 13 Desember 2023, total sudah ada 4,08 juta lahan kelapa sawit yang memenuhi sertifikasi ISPO.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







