Garuda Indonesia Beli Sertifikat Pengurangan Emisi di Bursa Karbon

AKURAT.CO PT Garuda Indonesia (Persero) melakukan pembelian Sertifikat Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) di Bursa Karbon atau IDX Carbon.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pembelian ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-75 Garuda Indonesia serta menjadi wujud implementasi komitmen perusahaan untuk mendukung pencapaian target NZE atau Net Zero Emission 2060 yang telah diterapkan oleh pemerintah.
"Langkah ini merupakan bentuk aktif partisipasi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk berkontribusi menjadi garda terdepan dalam mendukung upaya pengurangan emisi karbon yang salah satunya dilaksanakan melalui penerbangan netral karbon," ujar Irfan dikutip Selasa (30/1/2024).
Baca Juga: Kaleidoskop Pasar Modal 2023: Pecah Rekor Jumlah IPO, Bursa Karbon hingga Normalisasi Jam Perdagangan
Ditambahkan, Sertifikat Penurunan Emisi (SPE) merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan penurunan emisi yang terdokumentasikan dalam surat bentuk bukti pengurangan emisi oleh usaha dan/atau kegiatan yang telah melalui Pengukuran, Pelaporan, dan Verifikasi, serta tercatat dalam Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim dalam bentuk nomor dan/atau kode registrasi.
Pembelian sertifikat penurunan emisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian program "Carbon Neutral Flight" di Garuda Indonesia, yang merupakan wujud komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung langkah dekarbonisasi melalui konversi emisi karbon yang ditimbulkan pada operasional penerbangan.
"Program tersebut yang salah satunya turut dilakukan melalui metode carbon offset melalui pembelian sertifikasi penurunan emisi milik Pertamina Patra Niaga," imbuhnya.
Lebih lanjut, Irfan menyampaikan, sebagai upaya untuk mendukung dekarbonisasi, Garuda Indonesia telah melaksanakan berbagai inisiatif berkelanjutan. Di antaranya berkolaborasi bersama Pertamina melalui pelaksanaan penerbangan komersial pertama di Indonesia yang menggunakan bahan bakar bioavtur.
"Garuda Indonesia saat ini terus bertransformasi memaksimalkan kinerja salah satunya melalui kontribusi terhadap misi pelestarian lingkungan hidup dengan energi terbarukan," katanya pula.
Dalam rangka mendukung capaian target Indonesia menuju Net Zero Emission di tahun 2060, Garuda Indonesia secara berkesinambungan terus menghadirkan rangkaian inisiatif yang tidak hanya fokus pada penggunaan energi baru terbarukan, namun juga pada upaya-upaya efisiensi energi seperti pemanfaatan teknologi digital dan pemutakhiran proses perawatan pesawat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








