Ekspor Kakao Olahan Baru 20 Persen, Kemenperin Genjot Hilirisasi

AKURAT.CO - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong hiliriasi kakao agar Indonesia makin memantapkan posisinya sebagai salah satu produsen berbagai produk kakao olahan terbesar di dunia.
Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan, hasil produk olahan atau intermediate kakao Indonesia saat ini dijual di dalam negeri sekitar 20% dan selebihnya diekspor ke 96 negara dari 5 benua, serta membuat Indonesia menjadi pemasok rantai pasar global.
“Ekspor produk intermediate tersebut telah menjadikan Indonesia sebagai pemasok rantai global dengan kontribusi sekitar 9,17% dari kebutuhan dunia,” kata Putu dikutip Jumat (25/8/2023).
Ditambahkan, 5 tahun lalu sekitar 85% produk kakao yang diekspor berbahan mentah dan hanya 15% yang diproses lebih lanjut di dalam negeri menjadi produk akhir berupa makanan dan minuman berbasis cokelat.
“Saat ini, komposisi produk olahan cokelat di dalam negeri telah meningkat menjadi 20 persen, yang artinya produk kakao olahan dalam negeri mengalami peningkatan atau terjadi hilirisasi lebih lanjut,” ucap Putu.
Sementara, Putu menyampaikan bahwa peningkatan nilai ekspor kakao olahan didukung oleh sejumlah investasi perusahaan multinsional. Dari investasi tersebut, kapasitas pengolahan kakao sebesar 560.000 ton per tahun, meningkat menjadi 739.250 ton per tahun.
Oleh karena itu, Kemenperin fokus untuk terus menjalankan kebijakan nasional hilirisasi industri pengolahan kakap di dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah, memperkuat struktur industri, dan menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








