Golkar Dorong Koalisi Permanen Dukung Pemerintahan Prabowo Dua Periode

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, menilai dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan arah kebijakan yang jelas, dengan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas.
Untuk itu, Golkar berkomitmen untuk mengawal pemerintahan Prabowo sekaligus mendorong pembentukan koalisi permanen guna membuka jalan bagi kelanjutan kepemimpinan pada periode 2029–2034.
Menurutnya, langkah-langkah yang diambil Presiden Prabowo selama dua tahun memimpin telah berada di jalur yang tepat, dengan berbagai kebijakan pemerintah yang mencerminkan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Angka Kemiskinan Diklaim Turun Jadi 8,07 Persen
"Nah langkah-langkah yang sudah diambil oleh Pak Prabowo ya selama ini, ya menurut pandangan Partai Golkar itu sudah pada jalan yang benar karena kebijakan-kebijakannya sudah jelas," kata Idrus saat ditemui di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Orientasi pemerintahan Prabowo bertumpu pada ideologi kerakyatan. Karena itu, setiap kebijakan harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. "Apa yang perlu kita prioritaskan? Nah yang perlu kita prioritaskan adalah rakyat. Karena itu ideologi kerakyatan yang dikedepankan," ucapnya.
Memasuki tahun ketiga pemerintahan potensi munculnya polarisasi politik baru. Dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus kepemimpinan lima tahunan.
"Terlebih juga ketika pembahasan mengenai undang-undang politik mulai berlangsung," tambahnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dia juga menduga akan muncul sejumlah kelompok politik dengan sikap berbeda, mulai dari pihak yang semakin memperkuat dukungan terhadap Prabowo, kelompok yang mencari alternatif koalisi, hingga pihak yang memilih menunggu perkembangan politik.
"Kita dapat membayangkan bahwa polarisasi yang akan tercipta menuju pada dua hal, ada yang semakin menguat dan orientasi pemikirannya Bung Bahlil Lahadalia akan terbentuknya koalisi permanen ya untuk melanjutkan kepemimpinan Prabowo ke depan," ungkapnya.
Idrus juga menyinggung kemungkinan adanya pihak-pihak yang mulai membangun komunikasi politik di luar koalisi pemerintahan. Namun dia memastikan bahawa Partai Golkar tetap berkomitmen memperkuat koalisi pendukung pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







