Akurat Logo

Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara soal Desakan Pembatalan Konser di Indonesia

Herry Supriyatna | 13 Oktober 2026, 07:57 WIB
Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara soal Desakan Pembatalan Konser di Indonesia
Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli.

AKURAT.CO Penyanyi tenor asal Italia Andrea Bocelli angkat bicara setelah konsernya di Indonesia mendapat desakan untuk dibatalkan.

Bocelli menegaskan kehadirannya di Indonesia semata-mata untuk bermusik dan tidak membawa agenda politik maupun keberpihakan terhadap pihak tertentu.

Pernyataan tersebut disampaikan Bocelli setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah mempertimbangkan pembatalan konsernya.

Desakan itu muncul di tengah polemik pembatalan konser musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musik Israel & New Breed.

“Keikutsertaan saya semata-mata dilandasi oleh seni dan rasa kemanusiaan yang kita miliki bersama,” kata Bocelli dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2026).

Bocelli berharap pertunjukannya dapat dinikmati masyarakat Indonesia tanpa melihat latar belakang agama maupun pandangan politik.

Ia juga memastikan konser yang digelarnya tidak dimaksudkan sebagai sarana penggalangan dana untuk kepentingan politik atau militer.

“Tidak ada rencana penggalangan dana untuk mendukung kepentingan politik ataupun militer yang berkaitan dengan konser-konser tersebut. Tidak ada pula pendapatan dari konser-konser ini yang dimaksudkan untuk tujuan tersebut,” ujarnya.

Maestro musik klasik Italia itu juga menanggapi sorotan terhadap salah satu penampilannya pada masa lalu.

Bocelli mengatakan, sepanjang kariernya, tujuan utama setiap pertunjukan yang dijalaninya adalah menghadirkan musik kepada penonton.

“Pada kesempatan tersebut, sebagaimana dalam setiap penampilan sepanjang karier saya, satu-satunya niat saya adalah mempersembahkan suara dan berbagi musik,” kata Bocelli.

Ia menegaskan dirinya selama ini berupaya menjaga jarak dari politik dan tidak mengambil posisi dalam keberpihakan politik.

“Setelah mendedikasikan hidup saya untuk panggilan ini, saya selalu menjaga jarak dari politik dan keberpihakan politik, hal-hal yang membutuhkan pemahaman mendalam yang tidak saya klaim miliki,” tuturnya.

Bocelli dijadwalkan menggelar pertunjukan di Candi Borobudur pada Sabtu (31/10/2026). Setelah itu, ia akan tampil di Jakarta pada Selasa (3/11/2026).

Namun, rencana tersebut menuai penolakan dari MUI. Organisasi tersebut menyoroti rekam jejak Bocelli yang disebut pernah terlibat dalam kegiatan penggalangan dana untuk pasukan militer Israel pada 2010 serta penampilannya di Tel Aviv pada 2022.

Baca Juga: MUI Desak Pemerintah Batalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.