Akurat Logo

Anwar Usman Merapat ke Istana, Bakal Dilantik Jadi Wantimpres?

Moehamad Dheny Permana | 2 Oktober 2026, 15:39 WIB
Anwar Usman Merapat ke Istana, Bakal Dilantik Jadi Wantimpres?
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman merapat ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026), menjelang agenda pelantikan jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

AKURAT.CO Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman merapat ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026), menjelang agenda pelantikan jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Kehadiran Anwar menjadi perhatian lantaran namanya dikaitkan dengan posisi Wantimpres.

Namun, saat ditanya apakah dirinya akan dilantik sebagai anggota lembaga tersebut, Anwar belum memberikan kepastian.

"Nggak tahu juga. Mungkin, nggak tahu juga," ujar Anwar kepada wartawan di Istana.

Anwar menjelaskan, dirinya datang setelah mendapat undangan dari Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.

Menurutnya, komunikasi tersebut dilakukan sejak Kamis (1/10/2026) malam.

"Saya diundang tadi malam jam 9. Oleh saya dikontak oleh Raffi Ahmad," katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya mendapat penugasan sebagai Wantimpres, Anwar mengatakan siap menjalankan tugas negara di mana pun dirinya ditempatkan.

"Begini sesuai dengan pernyataan saya berkali-kali, saya itu hamba Allah dan warga negara yang taat, taat kepada Allah, taat kepada negara dan konstitusi," tuturnya.

Baca Juga: Diundang ke Istana, Pengusaha Jusuf Hamka Bakal Dilantik Jadi Wantimpres

"Bagi saya, di mana pun saya diminta, saya jadikan lahan untuk beribadah," sambung Anwar.

Anwar hadir di tengah agenda Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan melantik pimpinan dan anggota Wantimpres di Istana Negara pada Jumat ini.

Sejumlah tokoh lainnya juga telah terlihat mendatangi Kompleks Istana menjelang prosesi pelantikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.