M Rizky Maulana Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua Umum BMK 1957, Formulir Diambil Ketua Timses

AKURAT.CO Panitia Musyawarah Besar (Mubes) BMK 1957 mencatat M Rizky Maulana sebagai bakal calon pertama yang mengambil formulir pendaftaran Ketua Umum BMK 1957.
Pengambilan formulir dilakukan pada Selasa (4/8/2026) dan diwakili oleh Ketua Tim Pemenangan, Andi Akbar Laluasa.
Ketua SC Bidang Pemilihan Ketua dan Verifikasi Peserta Panitia Mubes BMK 1957, Filsa Praseptia, mengatakan hingga hari ini baru satu bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran.
“Hari ini, 4 Agustus 2026, sudah ada satu bakal calon Ketua Umum BMK 1957 yang mengambil formulir pendaftaran, yaitu atas nama M Rizky Maulana," kata Filsa, Rabu (5/8/2026).
Menurut dia, proses pengambilan formulir dilakukan oleh Andi Akbar Laluasa selaku Ketua Tim Pemenangan M Rizky Maulana.
Filsa menambahkan, panitia masih membuka tahapan pengembalian formulir pendaftaran hingga Rabu (5/8/2026) pukul 18.00 WIB.
“Batas akhir pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua Umum BMK 1957 adalah 5 Agustus 2026, sampai pukul 18.00 WIB. Kami mengimbau seluruh bakal calon yang telah mengambil formulir agar mengembalikan formulir beserta persyaratan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ujarnya.
Ia menegaskan seluruh tahapan pencalonan dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi untuk memastikan proses pemilihan berlangsung tertib, transparan, dan demokratis.
Sementara itu, Andi Akbar Laluasa mengatakan, pengambilan formulir tersebut menjadi langkah awal bagi M Rizky Maulana untuk mengikuti kontestasi Ketua Umum DPP BMK 1957.
“Hari ini saya mewakili Bung M Rizky Maulana menerima formulir pendaftaran sebagai langkah awal menghadirkan kepemimpinan baru di BMK 1957 yang berkelanjutan dengan kepemimpinan Ketua Umum DPP BMK 1957 Kemas Ilham Akbar," ujar Akbar.
Baca Juga: Mubes V BMK 1957 Digelar 8-10 Agustus, Fokus Perkuat Kaderisasi Menuju Indonesia Emas 2045
Ia menegaskan, pencalonan M Rizky Maulana juga dilandasi ikhtiar untuk membawa BMK 1957 menjadi organisasi kepemudaan yang semakin kuat dan menjadi rujukan di lingkungan Partai Golkar.
“Kami memiliki ikhtiar untuk menjadikan BMK 1957 sebagai parameter organisasi kepemudaan di Partai Golkar, yang mampu melahirkan kader-kader berkualitas dan memberikan kontribusi nyata bagi partai maupun bangsa," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan




