Adies Kadir Jadi Hakim MK, Ormas MKGR Gelar Mubeslub Cari Ketua Umum Baru

AKURAT.CO Salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) pendiri Partai Golkar, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), akan menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) pada 11 Juli 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta.
Agenda utama perhelatan ini adalah memilih ketua umum baru menyusul mundurnya Adies Kadir yang kini resmi menjabat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum MKGR, Maman Abdurrahman, menjelaskan, transisi kepemimpinan ini dilakukan demi menghormati konstitusi serta standar etik seorang hakim konstitusi yang harus independen dari kegiatan politik.
"Mubeslub ini diagendakan karena ketua umum sebelumnya, Pak Adies Kadir, diajukan dan terpilih menjadi Hakim MK. Langkah ini diambil untuk menghormati dan menjunjung tinggi asas konstitusi kita," kata Maman di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Maman menegaskan bahwa Adies Kadir telah menanggalkan jabatannya di ormas yang terafiliasi dengan Partai Golkar tersebut sejak awal tahun ini.
"Secara aturan dan standar etik, seorang Hakim MK wajib mengundurkan diri dari organisasi apa pun yang terafiliasi dengan partai politik. Ini bentuk komitmen beliau. Beliau sudah mengundurkan diri sejak awal Februari lalu," lanjutnya.
Baca Juga: MPR Lantik PAW Adela Kanasya, Gantikan Adies Kadir yang Jadi Hakim MK
Maman mengungkapkan, rangkaian Mubeslub nanti akan diawali dengan rapat Majelis Permusyawaratan Organisasi (MPO) yang menghadirkan seluruh pengurus provinsi se-Indonesia.
Secara umum, ada tiga agenda utama yang akan dibahas:
1. Penerimaan Pengunduran Diri:l
Menerima secara resmi pengunduran diri Adies Kadir sebagai Ketua Umum sekaligus keanggotaannya dalam Ormas MKGR.
2. Pengesahan Struktur Transisi
Mengesahkan penunjukan Maman Abdurrahman sebagai Plt Ketua Umum bersama Soedeson Tandra sebagai Sekjen MKGR, serta menetapkan susunan kepanitiaan Mubeslub.
3. Pemilihan Ketua Umum Baru
Menyelenggarakan proses pemilihan ketua umum definitif yang akan memimpin Ormas MKGR ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








