Zulhas Perintahkan Kader PAN Kawal Program Prioritas Pemerintah demi Kesejahteraan Rakyat

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, memerintahkan seluruh kadernya untuk turut mengawal keberlangsungan program-program prioritas pemerintah.
Dia meminta agar kader PAN proaktif dalam menyosialisasikan dan menjelaskan kepada masyarakat, terkait dengan sejumlah program prioritas pemerintah yang sedang berjalan.
Menurutnya, beberapa program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih telah menunjukkan dampak yang nyata terhadap perekonomian masyarakat.
Baca Juga: Zulhas Target PAN Dapat 84 Kursi di Pileg 2029: Bisa Berbuat Lebih Banyak untuk Indonesia
"Ini usaha rakyat sekarang lagi ramai berkembang. Maka kader-kader PAN harus ikut menjelaskan, membantu agar rakyat lebih cepat lebih sejahtera, lebih baik. Dikawal program-program pemerintah yang sangat pro rakyat. Kita sebut Gerakan Ekonomi Rakyat, Ekonomi Pancasila," kata Zulhas dalam acara PANFEST di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Dia lantas mencontohkan peran strategis Koperasi Desa Merah Putih, dalam menjaga keseimbangan bisnis bagi para petani dan peternak lokal.
"Tiap desa kita bangun koperasi, koperasi nanti dia sebagai offtaker. Kalau UMKM di desa itu enggak laku, Kopdes yang beli. Kalau nanti rakyat di situ ada peternakan ayam, ada telur ayam, ada tanam buah, tanam sayur enggak laku, Kopdes yang beli. Jagung enggak laku, Kopdes yang beli," ujarnya.
Baca Juga: Pilih Fokus Kerja, Gibran Ogah Tanggapi Dukungan PAN untuk Prabowo–Zulhas di 2029
Tidak hanya menampung, Koperasi Desa turut menyuplai bahan-bahan ke setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk keperluan Makan Bergizi Gratis. Sehingga, perputaran ekonomi di setiap desa akan menjadi lebih hidup dan stabil.
Terlebih, program MBG memerlukan bahan pangan secara rutin setiap hari dengan jumlah yang cukup besar.
"Koperasi suplainya ke SPPG. Ya, SPPG tahun ini akan memberi makan 82,9 juta orang. 82,9 juta orang kalau satu orang perlu telur satu satu hari, kita perlu 82,9 juta butir telur. Telur lho itu, bukan telur-teluran. Kalau ikan, kita perlu 82,9 juta potong ikan. Kalau sayur, kita perlu 82,9 juta potong sayur," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








