Dari Semua Salah Jokowi alias Salawi, Sekarang Jadi Semua Karena MBG alias Muka Mbek!

AKURAT.CO Dinamika fenomena kritik publik terhadap pemerintah terus menjadi sorotan.
Dalam beberapa waktu terakhir, muncul anggapan bahwa berbagai persoalan kerap dikaitkan langsung dengan presiden atau program pemerintah, terlepas dari ada atau tidaknya hubungan yang relevan.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi, menilai pola tersebut bukan hal baru.
Eks petinggi Kantor Komunikasi Kepresidenan ini menyebut fenomena serupa pernah terjadi pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, saat itu muncul istilah “Salawi” atau “semua salah Jokowi”, yang menggambarkan kecenderungan menyalahkan presiden atas berbagai persoalan.
“Sudah sejak dulu ada sebuah tim yang apa pun persoalannya, semua salah Jokowi. Tim ini dikenal dengan nama Salawi, semua salah Jokowi,” ujar Dedek melalui akun Instagram pribadinya, @dedek.uki, Selasa (17/2/2026).
Baca Juga: Tiba di AS, Prabowo Siap Bertemu Trump untuk Jalin Kerja Sama Strategis
Fenomena serupa, lanjutnya, kini juga terjadi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyebut ada pihak-pihak yang menilai berbagai persoalan sebagai dampak dari program tersebut.
“Nah sekarang ada tim baru nih yang apa pun persoalannya semua karena MBG, tim ini kuberi nama Muka Mbek, semua karena MBG,” ujarnya.
Dedek menduga, sebagian kritik tersebut bertujuan untuk menarik perhatian atau menjadi viral di media sosial.
Ia pun mengingatkan agar perdebatan publik tetap didasarkan pada data dan analisis yang objektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








