Momen Prabowo–Jokowi di Kertanegara Beri Sinyal Politik yang Menyejukkan

AKURAT.CO Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, beberapa waktu lalu, dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi biasa.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai pertemuan yang berlangsung hangat selama sekitar dua jam itu memiliki pesan politik tersendiri yang ingin disampaikan kepada publik.
Menurut Fernando, salah satu pesan yang ingin ditegaskan melalui pertemuan tersebut adalah bantahan terhadap isu retaknya hubungan antara Jokowi dan Prabowo pasca-reshuffle kabinet beberapa waktu lalu.
“Belakangan ini kan muncul isu bahwa hubungan Pak Jokowi dan Pak Prabowo sedang tidak baik. Itu dikatakan usai reshuffle yang dilakukan terakhir kemarin, ada beberapa orang yang dianggap dekat, atau orang-orang yang didorong oleh Pak Jokowi masuk di kabinet, direshuffle oleh Pak Prabowo,” ujar Fernando dalam tayangan program Akurat Talk yang dipandu Pemimpin Redaksi Akurat, Aldi Gultom, dikutip pada Jumat (10/10/2025).
Fernando menilai, pertemuan itu menjadi sinyal kuat bahwa komunikasi antara keduanya masih berjalan harmonis, sekaligus menepis spekulasi politik yang berkembang.
Baca Juga: Resmi, Semen Padang Tunjuk Eks Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic
“Langkah seperti ini penting untuk membantah opini yang menyebut Pak Prabowo ingin menyingkirkan orang-orangnya Pak Jokowi,” lanjutnya.
Lebih jauh, Fernando menduga bahwa kedua tokoh juga membahas isu-isu strategis terkait bangsa dan negara, termasuk dinamika politik serta situasi keamanan pascaaksi massa besar-besaran pada Agustus lalu.
Sebelumnya, Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi sempat mengungkap sebagian isi pertemuan tersebut.
Menurutnya, Jokowi dan Prabowo membahas berbagai persoalan kebangsaan serta memberikan masukan terkait arah kebijakan ke depan.
“Tentu banyak hal yang diperbincangkan, termasuk masalah kebangsaan dan sejumlah masukan mengenai langkah-langkah ke depan,” kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









