Analisa Pidato Prabowo Vs Trump, Dino Patti Djalal: Sejarah Akan Buktikan Prabowo di Posisi yang Benar

AKURAT.CO Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menilai pidato Presiden RI Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum PBB di New York menunjukkan perbedaan kontras dengan pidato Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Ia menyebut ada tiga isu besar yang menjadi pembeda utama.
“Perbedaan ini terjadi dalam tiga isu besar yang sangat penting bagi bangsa Indonesia dan juga bagi dunia internasional,” ujar Dino melalui keterangan video, Jumat (26/9/2025).
Pertama, terkait perubahan iklim. Menurut Dino, Presiden Prabowo menegaskan komitmen terhadap energi terbarukan dan memandang krisis iklim sebagai ancaman nyata bagi umat manusia.
Sebaliknya, Trump dinilai apatis, bahkan kerap meremehkan isu iklim dan energi terbarukan.
Kedua, soal peran PBB. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa PBB tetap menjadi aktor penting dalam menjaga perdamaian dan kerja sama internasional.
Trump, kata Dino, justru sering mencemooh dan mengecilkan peran lembaga tersebut.
Ketiga, terkait Palestina. Dino menilai Prabowo tampil lebih tegas dan berani dengan mendukung two state solution serta mendorong dunia berpihak pada keadilan.
“Presiden Prabowo memberikan solusi konstruktif dan berharap seluruh dunia, termasuk Indonesia, berdiri di pihak yang benar dalam sejarah. Sementara Presiden Trump mengindikasikan Amerika belum mengambil posisi itu,” jelasnya.
Mantan Duta Besar RI untuk AS itu menegaskan, sikap yang diambil Prabowo sudah berada di jalur yang benar.
“Saya percaya sejarah akan membuktikan bahwa posisi Presiden Prabowo adalah posisi yang benar, mulia, dan membawa kita menuju dunia yang lebih baik, lebih nyaman, dan lebih damai,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








