Akomodasi vs Asimilasi: Dua Jalan Menjaga Harmoni Sosial

AKURAT.CO Dalam kehidupan bermasyarakat, perbedaan pendapat, budaya, dan kepentingan adalah hal wajar.
Setiap individu maupun kelompok memiliki latar belakang dan cara pandang berbeda. Namun, keberagaman ini kerap menimbulkan gesekan yang berujung konflik.
Karena itu, diperlukan strategi untuk menjaga keseimbangan dan harmoni sosial.
Dua pendekatan yang sering digunakan adalah akomodasi dan asimilasi.
Politik Akomodasi
Akomodasi adalah upaya meredam perbedaan dengan jalan damai tanpa menghapus identitas pihak-pihak yang terlibat.
Kelompok yang berbeda tetap mempertahankan ciri khasnya, namun bersepakat untuk hidup berdampingan.
Tujuan utamanya adalah membangun hubungan harmonis tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing.
Baca Juga: Gaya Hidup Konsumtif Gen Z Jadi Ancaman Keuangan di Masa Depan
Politik Asimilasi
Berbeda dengan akomodasi, asimilasi adalah proses pembauran dua kelompok berbeda hingga terbentuk identitas baru yang lebih menyatu.
Dalam praktiknya, kelompok minoritas biasanya melebur ke dalam budaya dominan, sehingga identitas awalnya perlahan memudar.
Perbedaan Kunci
-
Akomodasi: menekankan kompromi dan penyesuaian, identitas kelompok tetap dipertahankan.
-
Asimilasi: menekankan penyatuan penuh hingga melahirkan identitas baru.
Dengan memahami perbedaan keduanya, masyarakat dapat memilih jalan yang tepat untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









