Pesan Megawati untuk Pramono Anung: Kelola Dana Daerah Demi Kesejahteraan Rakyat

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, berpesan kepada Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung, agar memanfaatkan dana daerah dengan bijaksana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam pidato politik saat peringatan HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).
Megawati menekankan pentingnya kesadaran pejabat publik, khususnya yang berasal dari partai politik, untuk mengutamakan kepentingan rakyat dalam pengelolaan uang negara.
“Ingat, rakyatmu. Kamu itu dari partai, bukan perusahaan. Kalau mau jadi perusahaan, silakan,” tegasnya.
Baca Juga: Megawati Tegaskan Hubungan Baik dengan Prabowo, Pilih Tetap di Luar Pemerintahan
Ia secara khusus menasihati Pramono yang akan memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan untuk menggunakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan hati-hati dan penuh tanggung jawab.
“Nih, Pram, aku sudah bilang. Jangan cari duit ya, Pram. Cukup. PAD itu dihitung baik-baik,” ujar Megawati.
Apabila PAD tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan rakyat, Megawati mendorong agar mengajukan tambahan anggaran kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, yang dipimpin oleh Ketua DPP PDIP, Said Abdullah.
“Kalau untuk kebutuhan rakyat kurang, cari Said. Hitung dengan Banggar, bisa tidak meningkatkan kesejahteraan rakyat? Bisa,” tambahnya.
Megawati berharap seluruh pejabat daerah memaksimalkan anggaran yang ada demi kepentingan publik dan memastikan tidak ada lagi dana yang terbuang sia-sia.
“Saya yakin dan bertanggung jawab. Jangan seperti sekarang, masih saja dana berserakan di sana-sini,” pungkas Megawati.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 Halaman 188 Kurikulum Merdeka, Worksheet 4.2 dan 4.3
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








