Anies Baswedan dan Ahok Tampil Mesra di Tahun Baru, Siap Beri Kejutan Politik

AKURAT.CO Dua tokoh politik, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang pernah menjadi rival di Pilkada Jakarta 2017 tampil akrab dalam perayaan malam Tahun Baru 2025.
Keduanya hadir dalam acara Bentang Harapan JaKasa di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, pada Selasa (31/12/2024).
Dalam momen tersebut, Anies dan Ahok terlihat saling merangkul dan berbincang santai. Menciptakan suasana keakraban yang jarang terlihat sebelumnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Ingatkan Kawal Terus Surat Suara yang Tidak Digunakan
Keduanya bahkan menyampaikan janji akan menghadirkan kejutan politik di awal tahun 2025, memantik spekulasi baru dalam peta politik nasional.
Direktur Sentral Politika, Subiran Paridamos, menilai, keakraban Anies dan Ahok menjadi bukti nyata dari ungkapan bahwa dalam politik "tidak ada kawan sejati dan tidak ada musuh abadi."
Menurutnya, pergeseran hubungan seperti ini adalah hal biasa dalam dunia politik.
Baca Juga: Ahok dan Anies Akrab di Perayaan Malam Tahun Baru, Sinyal Duet di Pilpres 2029?
"Sebagai contoh, Susilo Bambang Yudhoyono pernah menjadi menteri di bawah pemerintahan Megawati tetapi kemudian menjadi rival dalam Pilpres 2004. Begitu pula hubungan Jokowi dan Prabowo yang pernah menjadi rival di Pilpres 2014 dan 2019, namun akhirnya bersatu di Pilpres 2024," jelasnya kepada Akurat.co, Jumat (3/1/2025).
Situasi politik yang sama juga menyatukan Anies dan Ahok seperti terlihat pada Pilkada Jakarta 2024.
Keduanya mendukung pasangan Pramono Anung dan Rano Karno, yang berhasil mengalahkan Ridwan Kamil-Suswono yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
Baca Juga: Ahok dan Anies Hadiri Perayaan Malam Tahun Baru di Balai Kota
Menurut Subiran, kemenangan Pramono-Rano di Jakarta menjadi bukti bahwa persatuan Anies dan Ahok memiliki kekuatan politik signifikan.
Ia menilai bahwa keberhasilan ini dapat menjadi modal politik untuk menantang dominasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada tingkat nasional di masa mendatang.
"Jika mereka bisa menumbangkan koalisi besar di Jakarta, bukan tidak mungkin mereka juga mampu menghadirkan perubahan di level nasional," ucap Subiran.
Baca Juga: Anies Baswedan Pose 3 Jari di TPS: Menyala Dong!
Ia juga memprediksi apabila basis massa Anies dan Ahok bersatu dipastikan dapat menjadi kekuatan penyeimbang bagi pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai terlalu dominan di parlemen.
"Keberadaan figur oposisi seperti Anies dan Ahok juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kekuatan KIM Plus dan PDIP yang mendominasi parlemen," tutur Subiran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang






