Kampanye Akbar, Ridwan Kamil-Suswono Kedepankan Proses Demokrasi Riang Gembira

AKURAT.CO Dewan Pembina Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Ahmed Zaki Iskandar, berharap kampanye akbar bertajuk 'Satuin Jakarta' yang digelar hari ini, bisa membuka hati masyarakat Jakarta terhadap pasangan calon tersebut.
Menurutnya, acara yang digelar di Kalideres, Jakarta Barat ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang program-program strategis yang akan dijalankan oleh Ridwan Kamil dan Suswono.
"Jadi acara hari ini kita ingin mengajak kepada masyarakat di Jakarta untuk mendengarkan seluruh visi-misi dari pasangan calon Ridwan Kamil dan Suswono," ucap Zaki di lapangan Cendrawasih, Jakarta Barat, Kamis (14/11/2024).
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono di Kalideres
Dia menilai, suasana kampanye yang riang gembira akan memudahkan masyarakat dalam menerima pesan-pesan politik.
Acara ini juga akan diisi dengan hiburan seperti penampilan dari band Dewa 19, untuk memberikan semangat kepada masyarakat Jakarta menjelang Pilkada 2024.
"Konsep acara hari ini adalah kampanye pilkada dengan nuansa yang riang gembira, tanpa ketegangan-ketegangan karena proses demokrasi yang harus kita lalui untuk memilih pemimpin di Jakarta itu dengan penyampaian-penyampaian yang elegan tentu saja," ucapnya.
Dia menyebut, kampanye akbar ini dihadiri oleh sekitar 20 ribu warga yang berasal dari wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
"Kalau kita lihat kondisi pada saat ini sebelum acara mulai mungkin sudah hampir 20 ribu masyarakat yang hadir di lokasi. Karena di depan juga masih banyak yang belum bisa masuk ke dalam arena," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo





