Tim Pemenangan Pramono-Rano Ajak Warga Pilih Pemimpin dengan Program Nyata, Bukan Pencitraan

AKURAT.CO Wakil Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel), Laode Basir, mengajak warga Jakarta lebih selektif dalam menentukan pilihan calon gubernur dan wakil gubernur, pada 27 November 2024 mendatang.
Dia mengatakan, memilih pemimpin Jakarta harus dilandasi dengan pertimbangan yang rasional dan objektif, tentunya melihat pada visi-misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Seperti Pramono-Rano yang menawarkan program yang jelas bukan sekedar pencitraan.
Baca Juga: Keributan Antar Pendukung Warnai Debat Pilkada Jakarta Kedua, Ini Kronologinya!
"Semalem RIDO menyebut akan membangun kawasan untuk Gen-Z di Tanah Abang, terus mau membangun 'Disneyland' di Kepulauan Seribu. Maksud saya data itu harus benar dan jangan ada pencitraan seperti itu," kata Laode Basir saat dihubungi Akurat.co di Jakarta, Senin (28/10/2024).
Dia menyampaikan, pasangan Pramono-Rano selalu menggunakan data yang objektif dalam merumuskan program untuk warga Jakarta. Oleh sebab itu, visi dan misi yang digulirkan dalam program kerja pasangan nomor nurut 3 selalu mendapat respon positif dari warga Jakarta.
"Program-program yang ditawarkan itu lebih terukur, tidak mengada-ada, lebih rasional dan apa adanya sesuai yang dibutuhkan warga Jakarta," jelasnya.
Dia juga mengajak, warga Jakarta untuk memberikan dukungan kepada Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel) pada hari pemungutan suara 27 November 2024.
"Kita berharap ayo masyarakat Jakarta berbondong-bondong mendukung Pramono-Rano (Si Doel) di Pilkada Jakarta 2024," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







