Elektabilitas Pasangan RIDO Melorot, Pramono-Anung & Dharma-Kun Merangkak Naik

AKURAT.CO Dinamika elektabilitas tiga pasangan calon Pilkada Jakarta 2024, belum ada yang keluar sebagai pemenang atau mengantongi angka mutlak 50 persen + 1. Teranyar Charta Politika merilis hasil survei Pilkada Jakarta, Kamis (3/10/2024).
Pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) memperoleh elektabilitas 48,30 persen. Pramono Anung-Rano Karno mengantongi 31,50 persen. Sedangkan satu-satunya pasangan jalur independen yakni Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto meraih 5,60 persen.
Bila dibandingkan dengan hasil survei LSI, pasangan calon RIDO memperoleh 51,8 persen. Sedangkan pasangan calon Pramono Anung-Rano Karno mendulang 28,4 persen. Sementara pasangan Dharma-Kun hanya mampu meraih 3,2 persen.
Sementara itu, Poltracking Indonesia merilis hasil surveinya soal Pilkada Jakarta 2024, Jumat (27/9/2024).
Baca Juga: Fokus pada Blusukan dan Kampanye Online, Kun Wardana Tak Gentar dengan Elektabilitas Rendah
Pada simulasi 3 paslon, RK-Suswono unggul dengan angka elektabilitas 47,5 persen. Sedangkan Pramono-Rano elektabilitasnya 31,5 persen dan Dharma-Kun 5,1 persen.
Mengacu tiga hasil survei di atas, elektabilitas pasangan calon RIDO belum dapat dipastikan menjuarai kontestasi Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran. Elektabilitas RIDO baru mampu meraih kemenangan dalam satu putaran hanya pada survei LSI.
Sementara pada Survei Charta Politika elektabilitas pasangan calon RIDO menurun. Sedangkan pasangan calon Pramono-Rano dan Dharma-Kun terus merangkak naik.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengatakan, tren penurunan elektabilitas pasangan calon RIDO menjadi alarm bagi tim sukses (timses) mereka.
"Ini catatan buat kang Emil, lampu kuning buat timses harus lebih semangat lagi dan terkait dengan evaluasi proses branding, pekerjaan di lapangan," kata Yunarto Wijaya.
Sedangkan pasangan calon nomor urut 3, Pramono-Rano terus menunjukan tren kenaikan elektabilitas. "Dalam selisih waktu sekitar dua minggu, dari survei pertama 28,4 persen, lalu naik sekarang ke angka 36,50 persen," jelasnya.
Tren kenaikan elektabilitas juga tak hanya dirasakan pasangan calon Pramono-Rano saja, Dharma-Kun yang mendapat nomor urut 2 juga mengalami tren kenaikan. "Tetap ada kenaikan, walaupun jauh sekali dari angka yang bisa kita katakan kompetitif," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








