Elektabilitas Eman Suherman Unggul Telak di Pilbup Majalengka, Kalahkan Karna Sobahi

AKURAT.CO Calon Bupati Majalengka nomor urut 1, Eman Suherman, menunjukkan dominasi elektabilitas dalam survei terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik.
Berdasarkan hasil survei, elektabilitas personal Eman mencapai 53,2 persen, jauh mengungguli rivalnya, Karna Sobahi, yang hanya meraih 34,9 persen.
Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan, elektabilitas tinggi Eman didorong oleh dukungan masyarakat yang solid, serta citranya yang dekat dengan rakyat.
Sikapnya yang sering turun langsung ke masyarakat atau blusukan dinilai menjadi faktor utama popularitasnya.
Baca Juga: Pesawat Tempur Jepang Tembakkan Suar ke Pesawat Rusia dalam Pelanggaran Wilayah Udara
“Pak Eman mendapatkan 53,2 persen suara secara personal, sementara Pak Karna hanya 34,9 persen. Kekuatan Pak Eman terletak pada perhatian yang besar kepada masyarakat,” jelas Burhanuddin dalam rilis survei, Rabu (25/9/2024).
Burhanuddin menambahkan, Eman juga memiliki jaringan masyarakat yang lebih luas dibandingkan Karna Sobahi, dengan selisih yang signifikan.
Eman mengungguli Karna Sobahi dalam hal jaringan masyarakat dengan persentase 13,3 persen berbanding 4,8 persen.
Dalam survei terbaru yang dilakukan pada periode 8-13 September 2024, pasangan Eman Suherman dan Dena Muhamad Ramdhan menempati posisi teratas dengan elektabilitas 54,8 persen.
Pasangan lawan, Karna Sobahi dan Koko Suyoko, hanya meraih 33,7 persen, memberikan selisih elektabilitas yang mencolok sebesar 21,1 persen.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Europa Malam Ini: MU vs Twente, Dynamo Kiev vs Lazio
Dengan perhatian besar pada rakyat serta dukungan yang luas, Eman Suherman diprediksi kuat akan memenangkan Pilkada Majalengka 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







