Komisi II DPR Setujui Iffa Rosita sebagai Pengganti Hasyim Asyari di KPU

AKURAT.CO Komisi II DPR RI telah menetapkan satu nama untuk menggantikan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asyari. Iffa Rosita menjadi kandidat yang dipilih untuk mengisi posisi tersebut.
Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, mengungkapkan, keputusan ini akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI pada hari ini.
"Hari ini diagendakan untuk dibacakan dan disahkan dalam paripurna sebagai keputusan resmi DPR. Kalau kemarin keputusan ada di Komisi II, hari ini insya Allah jadi keputusan DPR," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Baca Juga: Jokowi Akan Tetap Keliling Daerah Meski Sudah Berkantor di IKN
Setelah disahkan, pimpinan DPR akan segera mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta pelantikan Iffa Rosita sebagai komisioner KPU yang baru.
“Prosesnya nanti setelah ini, pimpinan DPR akan menyurati presiden untuk melantik Iffa. Kita sedang menanggapi surat presiden sebelumnya, dan setelah dilantik, Iffa akan resmi bergabung sebagai komisioner KPU yang baru,” ujar Doli.
Sebelumnya, Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, merespons wacana pergantian komisioner KPU setelah Hasyim Asyari resmi diberhentikan.
Posisi komisioner KPU yang seharusnya diisi oleh delapan orang kini menyisakan satu kekosongan. Afifuddin menjelaskan bahwa pergantian ini sepenuhnya merupakan tugas Komisi II DPR RI.
Baca Juga: Viral Winson Reynaldi Parodikan Paus Fransiskus, Bolehkah dalam Islam?
"Teman-teman di Komisi II yang akan mengurus proses ini, dan tentu saja akan dijalankan dengan baik," jelas Afif dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Jakarta, Minggu (28/7/2024).
Dengan segera dilantiknya Iffa Rosita, diharapkan KPU kembali lengkap dan dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan optimal menjelang Pemilu 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








