Kaesang Diam Lantaran Berupaya Menghindar Jadi Bulan-bulanan Publik

AKURAT.CO Bungkamnya Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dinilai tidak efektif dalam menyelesaikan persoalan.
Menyusul dugaan gratifikasi fasilitas jet pribadi yang diterimanya bersama sang istri Erina Gudono.
Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, mengatakan, bisa saja Kaesang diam karena bingung harus memberikan keterangan seperti apa.
"Saya sih melihat ketika dia diam agar persoalan tidak meluas. Karena kan bingung untuk menjawabnya seperti apa," ujarnya saat dihubungi Akurat.co, Kamis (5/9/2024).
Padahal, masyarakat sudah paham ketika anak pejabat atau elite politik menggunakan fasilitas mewah akan mengarah pada gratifikasi.
"Dan publik sudah paham betul terkait dengan persoalan ketika, misalkan anak pejabat atau pejabat ketika menggunakan private jet itu," katanya.
Baca Juga: Victor Igbonefo: Kalau Timnas Indonesia Bisa Imbang Lawan Arab Saudi, Cukup Bagus
"Ini adalah mungkin bagian dari pada Kaesang untuk tidak menjadi bulan-bulanan publik dan media, akhirnya diam. Padahal, diam tidak menyelesaikan persoalan," jelas Ujang yang juga Direktur Indonesia Political Review (IPR).
Sebelumnya, Kaesang memilih untuk bungkam alias enggan mengomentari dugaan gratifikasi usai viral menggunakan jet pribadi.
Setelah dilaporkan menghilang oleh sejumlah pihak, Kaesang muncul kembali dan mengadakan pertemuan dengan calon Wali Kota Tangerang, Faldo Maldini, yang diusung oleh PSI.
Usai pertemuan tersebut, awak media sontak menanyakan kepada Kaesang mengenai kehebohan yang terjadi belakangan akibat ulah dirinya dan istri.
Kaesang enggan menjawab pertanyaan wartawan.
Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu langsung masuk ke mobil dan meninggalkan awak media yang telah menunggu sejak pagi.
"Izin pulang dulu ya," singkat Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, Rabu (4/9/2024) malam.
Baca Juga: Mengenal Zucchetto, Topi Kecil Bulat yang Sering Dipakai Paus Fransiskus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







