KPU Sahkan Pileg DPRD DKI Jakarta 2024, PKS Raih Kursi Terbanyak

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengesahkan perolehan kursi calon anggota legislatif (caleg) terpilih DPRD Jakarta berdasarkan hasil Pileg 2024. PKS menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak karena berhasil mengamankan 18 kuota.
Penetapan itu dibacakan Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, bertempat di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan pada Jumat (23/8/2024). Pengesahan caleg terpilih DPRD DKI Jakarta hasil Pileg 2024 itu disaksikan jajaran Bawaslu, partai politik dan stakeholder terkait.
Sementara itu, PDIP sebagai pemenang Pileg nasional 2024 harus puas berada di posisi kedua di bawah PKS dengan mengamankan 15 kursi DPRD DKI Jakarta.
Selanjutnya, PPP dan Perindo menjadi partai politik dengan perolehan kursi paling sedikit masing-masing mendapatkan satu kursi. Sedangkan partai Gerindra 14 kursi, Golkar 10 kursi, PKB 10 kursi, NasDem 10 kursi, Demokrat 9 kursi.
Baca Juga: MK Putuskan Parpol Tak Punya Kursi DPRD Bisa Usung Calon Kepala Daerah, Ini Ketentuannya
Perolehan suara ini telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Hal ini tertuang dalam Keputusan KPU Provinsi DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2024.
Raihan PKS ini menggeser PDIP yang sebelumnya pemilik kursi mayoritas di DPRD DKI pada Pemilu 2019. PDIP kini menjadi partai terbesar kedua di DPRD DKI. Posisi ketiga ditempati Partai Gerindra.
Berikut perolehan jumlah suara dan kursi partai politik DPRD DKI Jakarta :
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): 470.682 suara (10 kursi)
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra): 728.297 suara (14 kursi)
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): 850.174 suara (15 kursi)
Partai Golongan Karya (Golkar): 517.819 suara (10 kursi)
Partai NasDem: 545.235 suara (11 kursi)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS): 1.012.028 suara (18 kursi)
Partai Amanat Nasional (PAN): 455.906 suara (10 kursi)
Partai Demokrat: 444.314 suara (8 kursi)
Partai Solidaritas Indonesia (PSI): 465.936 suara (8 kursi)
Partai Perindo: 160.203 suara (1 kursi)
Partai Persatuan Pembangunan (PPP): 153.240 suara suara (1 kursi).
Sementara itu, ada 7 partai yang tidak lolos dalam perebutan kursi DPRD DKI Jakarta, yakni:
Partai Buruh: 69.969 suara
Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora): 62.850 suara
Partai Kebangkitan Nusantara: 19.204 suara
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura): 26.537 suara
Partai Garda Republik Indonesia (Garuda): 12.826 suara
Partai Bulan Bintang (PBB): 15.750 suara
Partai Ummat: 56.271 suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









