Maju Pilgub Jakarta? Kaesang: Tunggu Kejutan di Agustus
Citra Puspitaningrum | 4 Juni 2024, 17:31 WIB

AKURAT.CO Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep melontarkan sinyal bakal maju dalam Pilgub Jakarta 2024.
Putra Bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengatakan kemungkinan PSI mencalonkan diri dalam Pilgub Jakarta 2024 nampak terbuka lebar usai Mahkamah Agung mengeluarkan putusan terkait perubahan batas usia calon kepala daerah.
"Sekarang PSI sendiri ada 8 (delapan) kursi di DPRD DKI. Jadi kalau kita lihat, sewajarnya PSI bisa mencalonkan gubernur maupun wakil gubernur walau masih berkoalisi dengan partai lain," ucapnya.
"Kalau ditanya saya maju atau tidak, tunggu kejutannya di bulan Agustus," beber Kaesang.
Kendati demikian, Kaesang mengaku masih menunggu keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang akan melakukan harmonisasi putusan MA kepada pembuat Undang-undang yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
"Kita lihat dulu, kalau peraturan kemarin yang digugat di MA, saya memungkinkan untuk maju. Tapi itu kan belum masuk PKPU," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








