Puan Bakal Jadi Menteri? Pakar: Said Abdullah Berpotensi Jadi Ketua DPR

AKURAT.CO Pakar politik Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menilai, potensi Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, bisa menjadi Ketua DPR selanjutnya jika Puan Maharani mendapat kursi di kabinet.
“Biasanya orang yang ditunjuk jadi menteri dan Ketua DPR adalah kader utama dan dekat dengan Ibu Megawati. Bisa jadi jika Puan Maharani memilih jadi menteri, Pak Said yang jadi Ketua DPR,” katanya saat dihubungi Akurat.co, Rabu (17/4/2024).
Menurutnya, tak hanya Puan yang akan dapat kursi menteri jika PDIP bergabung ke pemerintahan, bisa saja minimal tiga kursi, sebab PDIP adalah pemenang Pileg 2024.
Baca Juga: Pemudik Akui Lalu Lintas Mudik Lewat Tol Lebih Lancar Dibanding Tahun Lalu
“Jika PDIP bergabung dengan koalisi pemerintahan, bukan hanya Puan Maharani saja yang akan menjadi menteri, tapi juga kader-kader PDIP yang lainnya. Minimal PDIP dapat 3 menteri karena kursi di DPR paling banyak,” bebernya.
Kendati demikian, ia menyebut, Puan sebaiknya menjadi Ketua DPR saja, karena lebih independen ketimbang jadi menteri.
Begitu pula PDIP, Romli berharap partai berlogo banteng moncong putih itu menjadi oposisi saja dari pada masuk pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Hajar Persik Kediri 7-0, Pelatih Bhayangkara FC Tidak Menyangka
“Jika harus memilih, lebih baik ibu Puan jadi Ketua DPR. Lebih independen dan lebih bebas bergerak dari pada jadi menteri. Selain itu juga PDIP lebih baik mengambil posisi di luar pemerintahan, tidak usah masuk menjadi bagian koalisi,” pungkasnya.
Sebelumnya, isu Puan Maharani bakal jadi menteri muncul dikarenakan Puan kedapatan menghadiri acara bersama kubu Prabowo-Gibran.
Jika Puan jadi menteri, maka peluang besar bagi Said Abdullah, karena ia merupakan calon legislatif Pemilu 2024 yang paling banyak memperoleh suara, yakni 500 ribu lebih suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










