AKURAT.CO Dunia internasional turut memantau pelaksanaan Pemilu 2024 yang digelar Indonesia. Total 19 negara dan tiga organisasi parlemen internasional bakal memonitor gelaran pemilu serentak yang puncaknya terjadi pada hari pencoblosan, Rabu (14/2/2024).
Ketua DPR, Puan Maharani menyebutkan, pemantauan oleh parlemen anggota ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) merupakan bentuk komitmen Indonesia menggelar pemilu yang jujur dan adil. Kegiatan pemantauan juga bagian dari misi diplomasi.
“DPR RI mengundang beberapa parlemen negara sahabat serta organisasi parlemen internasional untuk mengamati secara langsung jalannya Pemilu 2024 di Indonesia pada tanggal 13-14 Februari 2024," kata Puan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Baca Juga: Media Internasional Soroti Hari Terakhir di Indonesia Jelang Pemilu Satu Hari Terbesar di Dunia
Puan juga mengingatkan, adanya kesepakan anggota AIPA yang melaksanakan pemilu, harus mengundang parlemen negara lain untuk memantau. Pemantauan dilakukan melalui program Election Visit Program (EVP).
Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR juga menyebutkan, pemantauan oleh parlemen maupun dan negara di luar ASEAN turut berkontribusi untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Khususnya selama pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.
Sebanyak 19 negara dan tiga organisasi parlemen bakal melakukan observasi dari Bali. Tiga lokasi telah ditentukan yakni Desa Panglipuran, kawasan Jimbaran, dan kawasan Garuda Wisnu Kencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









