Akurat

AHY Harap Kampanye Akbar Bikin Elektabilitas Prabowo-Gibran Melebihi 51 Persen

Paskalis Rubedanto | 10 Februari 2024, 20:37 WIB
AHY Harap Kampanye Akbar Bikin Elektabilitas Prabowo-Gibran Melebihi 51 Persen

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berharap elektabilitas paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, bisa melebihi 51 persen usai kampanye akbar.

Adapun kampanye akbar Pesta Rakyat Prabowo-Gibran telah rampung, dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (10/2/2024).

Baca Juga: Kampanye Terakhir: Anies Bicara Demokrasi, Prabowo Satu Putaran, Ganjar Siap Seruduk

"Berbagai survei menunjukkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran ini telah melampaui angka yang sangat kritis yaitu 51 persen, mudah-mudahan dengan kampanye akbar ini bisa menambah lagi," kata AHY kepada wartawan.

Dia berharap, kenaikan elektabilitas dalam survei nanti bisa dijadikan acuan bagi para pemilih, yang sampai saat ini belum menentukan pilihannya.

"Paling tidak bisa memberikan kebulatan atau keyakinan bagi mereka yang mungkin masih belum menentukan pilihannya di hari-hari terakhir," ucapnya.

Dengan dirampungkannya kampanye akbar ini, ia berharap Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan seluruh pendukung bisa semakin solid, sehingga elektabilitas Prabowo-Gibran bisa terus naik.

Baca Juga: Prabowo Yakin Bisa Menang Pilpres 2024 Sekali Putaran"

Dan mudah-mudahan dengan itu semuanya kita semakin solid, dan punya margin yang lebih aman lagi dari 50 persen," pungkas AHY.

Seperti diketahui, kampanye akbar Prabowo-Gibran dilaksanakan di GBK dengan perkiraan peserta lebih dari 600.000 orang.

Angka tersebut melampaui perkiraan dari pihak Tim Kampanye Nasional (TKN), sehingga harus memajukan jam acara agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.