Sindir Program Internet Gratis, Prabowo: Kalau Otaknya Enggak Jalan, Jangan Jadi Pemimpin
Atikah Umiyani | 20 Januari 2024, 19:41 WIB

AKURAT.CO Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto membandingkan program unggulannya, yakni makan siang dan susu gratis dengan program capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo soal internet gratis.
Prabowo kemudian meminta para pendukung dan relawannya untuk menilai dari dua program tersebut mana yang paling penting dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Ada yang mengatakan, tidak penting itu makan siang untuk anak, katanya lebih penting internet. Saya tanya pada rakyat, lebih penting makan apa internet?" ucap Prabowo di acara konsolidasi di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/1/2024).
“Makan,” jawab para pendukungnya serentak.
Prabowo kemudian menyindir pihak yang menilai internet lebih penting daripada makan. Menurutnya, orang yang berpandangan seperti itu memiliki otak yang lambat.
“Orang yang bilang rakyat gak minta makan, Saya kira otaknya agak lambat,” sambung Prabowo.
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa orang yang berpandangan internet lebih penting daripada makan tidak usah menjadi pemimpin. Sebab, orang tersebut tidak memiliki cara berpikir yang baik.
“Kalau orang otaknya enggak jalan, ya jangan jadi pemimpin,” ujar Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan harapannya agar anak-anak bangsa bisa terpenuhi gizinya, dan memiliki makan siang yang cukup.
“Di sisa hidup, saya tak rela melihat rakyat saya kurang makan. Saya akan berjuang sampai napas saya terkahir untuk rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







