Akurat

Kampanye di Kampung JK, Anies Diintimidasi

Roni Anggara | 17 Januari 2024, 18:14 WIB
Kampanye di Kampung JK, Anies Diintimidasi

 

AKURAT.CO Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, mengalami intimidasi ketika berkampanye di kampung halaman Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Bone, Sulsel. Timnas Anies-Muhaimin (Amin), Ismail Bachtiar membeberkan intimidasi tersebut berupa hilangnya alat peraga kampanye dan serangan melalui media sosial (medsos).

Intimidasi, lanjut Ismail, terjadi dua hari sebelum kedatangan Anies, di Bone, Rabu (17/1/2024). Anies diserbu hoaks melalui medsos dan balihonya dilucuti secara sepihak.

"Saya heran ada orang menyebar hoaks, katanya Pak Anies tidak jadi datang dan pindah acaranya ke jam 13.00 siang tetapi, tadi pagi, alhamdulillah sampai tidak ada tempat ruang gerak masuk ke acara," kata Ismail.

Baca Juga: Videotron Amin Diturunkan, JK Ikut Meradang

Ismail juga mengaku, sebelum acara digelar, ada sekelompok orang yang mengenakan atribusi paslon capres-cawapres lain, berupaya menyusup. Bahkan, pada malam sebelumnya ada sekelompok orang datang menginterogasi, namun tidak diladeni panitia maupun relawan.

"Sudah tahu bahwa acara ini resmi, acara ini legal, berizin; mestinya kalau saling menghormati, saling mengerti, tidak usah ada upaya-upaya seperti itu," keluhnya.

Baca Juga: Prabowo Serbu Jateng, JK Ajak Anies Keliling Sulsel

Menyikapi intimidasi tersebut, Anies tidak mau memusingkannya. Dirinya merasa beban intimidasi yang dialami tidak sebanding dengan beban rakyat.

"Saya selalu sampaikan, seberat-beratnya intimidasi yang diberikan kepada kami, masih lebih berat beban keluarga-keluarga di Indonesia. Masih lebih berat beban anak-anak muda yang sulit mencari pekerjaan," kata Anies.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.