Ketua MPR Bicara Pemakzulan Jokowi, Harus Dimulai di DPR

AKURAT.CO Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyikapi isu pemakzulan (impeachment) Presiden Jokowi, yang menurutnya prosesnya tak mudah. Bamsoet menegaskan, pemakzulan harus bermula di DPR, sesuai mekanisme.
Politisi Golkar juga menganggap pemakzulan Jokowi sebatas wacana yang jauh panggang dari api. Dirinya mengingatkan, tanpa adanya gerakan di DPR, isu tersebut bakal menguap, sebaliknya, kalaupun parlemen bergerak, belum tentu berhasil karena perlu mengangket presiden terlebih dulu.
"Karena semua mekanisme hak angket. Hak angket itu prosesnya di DPR,” kata Bamsoet di Jakarta, Rabu (17/1/2024).
Baca Juga: Bamsoet Sambut Imin: Awas Diselepet!
Dia mengingatkan, untuk mengajukan angket tak bisa hanya satu fraksi saja. Selain itu, perlu dukungan minimal 25 anggota DPR untuk menggulirkan hak angket.
Selain itu, keputusan pemakzulan yang harus melalui paripurna DPR, perlu diuji lagi di Mahkamah Konstitusi (MK). Berangkat dari mekanisme tersebut, Bamsoet menilai, pemakzulan terhadap Jokowi berlebihan.
"Apakah semua partai (parlemen) setuju? belum tentu,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








