TPN Ganjar-Mahfud Ajak Relawan Lawan Kezaliman

AKURAT.CO Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid mengajak ribuan relawan tidak mendiamkan tetapi melawan kezaliman. Dia menganggap situasi sekarang tidak sedang baik-baik saja.
Menurut Arsjad, selain berkompetisi melawan kandidat capres lain, situasi yang batil juga perlu dihadapi. Arsjad menyampaikan hal ini sewaktu hadir dalam Rakornas Organ Relawan se Pulau Jawa, di JiExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (27/11/2023).
“Ibu Bapak serta saudara-saudara sekian, saat ini kita ada di masa yang tidak baik-baik saja. Betul?” tanya Arsjad.
Baca Juga: Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud se-Pulau Jawa: Bukan untuk Foto-foto
“Betul,” jawab ribuan relawan se-Jawa.
Arsjad menganggap situasi yang zalim terasa sudah mulai massif terjadi. Atas dasar ini dia menganggap situasi dan kondisi sedang tidak baik-baik saja.
“Di pilpres kali ini kita tidak hanya bertarung melawan paslon lain, kita juga sedang melawan kezaliman yang masif,” kata Arsjad.
Baca Juga: Pj Dirjen Kemendagri Bicara Netralitas ASN, Relawan Ganjar-Mahfud Bersorak
“Lawan, lawan, lawan, lawan," timpal relawan.
Bukan tanpa alasan Arsjad menyatakan hal tersebut. Ia menyebut kecurangan Pemilu 2024 sudah terjadi. Bahkan, kata dia, konstitusi diubah hanya demi memuluskan jalan satu orang menjadi cawapres.
“Kelihatan sudah banyak kasus yang terjadi. Bahkan undang-undang, konstitusi kita diutak-atik," ujarnya.
Baca Juga: Sehari Jelang Kampanye, Relawan Ganjar-Mahfud Gelar Rakornas
"Apakah kita harus diam? Apakah kita harus ragu? Tidak, tidak, diam bukan berarti takut. Kita harus tetap semangat, harus gigih dan jangan gentar, berani?” ujarnya.
Arsjad lantas mengajak seluruh relawan Ganjar-Mahfud untuk melawan kezaliman tersebut. Ia juga meminta para relawan memegang hati rakyat guna memenangkan Ganjar-Mahfud.
"Kita harus lawan kedzaliman, yang paling penting kita harus pegang hari rakyat. Pegang hati rakyat, itulah tugas kita," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








