Keputusan Jokowi Angkat Kepala Bapanas Jadi Plt Mentan Perkeruh Suasana

AKURAT.CO Keputusan Presiden Jokowi mengangkat Kepala Bapanas Arief Prasetyo menjadi Plt Mentan menggantikan Syahrul Yasin Limpo (SYL) bisa memperkeruh suasana. Jokowi disarankan tetap mengangkat kader Nasdem menggantikan SYL.
Pengamat politik Adi Prayitno menilai, sekalipun belum definitif, penunjukan Arief Prasetyo potensi memperkeruh hubungan Istana dengan Nasdem. Adi menilai, lebih baik kader Nasdem diberi kesempatan menduduki pos Kementan, sehingga tidak mengurangi perwakilan partai besutan Surya Paloh di kabinet.
“Untuk tak memperkeruh hubungan Nasdem dan istana, posisi Mentan sebaiknya diberikan ke kader Nasdem,” kata Adi, kepada Akurat.co, di Jakarta, Jumat (6/10/2023).
Baca Juga: Jokowi Setujui Pengunduran Diri Syahrul Yasin Limpo
Menurutnya, kalau jabatan Mentan diduduki kader dari partai lain maupun kalangan profesional, maka ini akan menjadi bukti bahwa Nasdem telah dikucilkan.
“Kalau Mentan diberikan ke kalangan profesional itu artinya satu-persatu jatah menteri Nasdem mulai dikurangi. Ini tanda tebal Nasdem sudah dikucilkan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








