Wujud Nyata Green Digital Path, ZTE Tanam 300 Bibit Mangrove di PIK

AKURAT.CO Sebagai penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi global, ZTE Corporation (0763.HK/000063.SZ) terus memperkuat komitmennya terhadap kelestarian lingkungan di Indonesia.
Melalui program One Tree, One Future, ZTE melibatkan para karyawannya untuk menanam 300 bibit mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK) pada 8 Oktober 2026.
Baca Juga: Cegah Karhutla dan Abrasi, Pengelolaan Lahan Gambut dan Mangrove Harus Diperkuat
Aksi hijau ini menjadi langkah nyata dalam mengimplementasikan strategi keberlanjutan global ZTE bertajuk Green Digital Path.
Inisiatif tersebut tak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga dirancang untuk mengedukasi serta mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam menjaga lingkungan.
President Director of ZTE Indonesia, Liu Sen, menegaskan bahwa penanaman mangrove ini merupakan bagian penting dari agenda jangka panjang perusahaan.
“Penanaman bibit mangrove kali ini merupakan keberlanjutan dari inisiatif One Tree, One Future, yang menjadi bagian penting dari komitmen jangka panjang kami terhadap pelestarian lingkungan. Sejalan dengan strategi Green Digital Path, kami menjadikan inisiatif ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat kontribusi kami dalam mengurangi emisi karbon, baik dari operasional perusahaan maupun upaya pelestarian lingkungan. Langkah ini pun sejalan dengan filosofi Tech for Good yang diusung oleh ZTE, di mana kehadiran teknologi harus diimbangi dengan upaya memberikan dampak positif bagi kelestarian bumi,” ujar Liu Sen.
Baca Juga: BTN Dukung Kawasan Urban Berkelanjutan dengan Penanaman 10.000 Mangrove di Kuta Bali
Guna memastikan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi yang optimal, ZTE bakal melakukan pemantauan berkala di area penanaman seluas 75 m² tersebut.
Pemantauan ini krusial agar bibit dapat tumbuh secara maksimal untuk mencegah abrasi dan erosi pantai, sekaligus menjaga fungsi kawasan PIK sebagai destinasi wisata alam dan sarana edukasi masyarakat.
Diperkirakan, penanaman ratusan bibit mangrove ini memiliki potensi penyerapan karbon mencapai 35,5 kg CO₂e.
Strategi Green Digital Path milik ZTE dibangun di atas empat pilar utama: operasional ramah lingkungan, rantai pasokan hijau, infrastruktur digital ramah lingkungan, serta pemberdayaan industri berkelanjutan.
Dalam hal operasional, peta jalan dekarbonisasi ZTE telah tervalidasi oleh Science Based Targets initiative (SBTi).
Perusahaan menargetkan pencapaian netralitas karbon operasional pada 2040 serta emisi nol bersih (net-zero emissions) pada 2050, dengan target pengurangan emisi karbon (Cakupan 1&2) sebesar 46% pada 2025 dibanding tahun dasar 2021.
Pada rantai pasok, penerapan strategi SPIRE 2.0 memungkinkan ZTE memberikan pelatihan dual-carbon kepada 97 mitra pemasok, memandu 152 mitra utama menyusun laporan emisi, serta mendorong 83 mitra berpartisipasi dalam penilaian CDP.
Tak hanya itu, pengembangan teknologi ramah lingkungan juga diwujudkan lewat inovasi pendinginan pusat data seperti Fan Wall Cooling dan Liquid Cooling yang diperkenalkan pada ajang Indonesia Cloud & Datacenter Convention 2025.
Di sektor pemberdayaan industri, kolaborasi berbasis teknologi 5G, cloud computing, dan AI terus digalakkan. Salah satunya melalui pembangunan Joint Innovation Center bersama XLSMART di Jakarta untuk optimalisasi jaringan dan pengembangan 5G-Advanced yang efisien.
Melalui filosofi Tech for Good, ZTE menempatkan teknologi sebagai pendorong kesetaraan digital sekaligus penjaga keanekaragaman hayati. Sepanjang 2025, ZTE telah menginvestasikan CNY 35,37 juta untuk menjalankan lebih dari 600 program sosial di 15 negara yang melibatkan 20.000 relawan karyawan.
Di Indonesia, selain program penanaman pohon One Tree, One Future, ZTE juga konsisten menjalankan tanggung jawab sosial melalui ZTE United for Good, termasuk menyalurkan donasi bagi anak-anak di panti asuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








