Apa Itu Karbon Monoksida? Kenali Sumber, Ciri-Ciri, dan Bahayanya

AKURAT.CO Karbon monoksida merupakan salah satu gas yang perlu diketahui karena dapat membahayakan kesehatan manusia tanpa mudah disadari. Gas ini tidak memiliki warna maupun bau sehingga keberadaannya sulit dikenali hanya dengan mengandalkan indra penciuman atau penglihatan.
Karbon monoksida dapat terbentuk dari proses pembakaran tidak sempurna, seperti pada pembakaran bahan bakar kendaraan, penggunaan peralatan berbahan bakar, hingga kebakaran hutan dan lahan. Dalam kondisi tertentu, gas ini dapat menumpuk dan menyebabkan keracunan ketika terhirup.
Baca Juga: Citra NASA Tampilkan Sebaran Karbon Monoksida di Indonesia, Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Lantas, apa itu karbon monoksida, dari mana asalnya, dan apa saja dampaknya bagi kesehatan serta lingkungan? Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Karbon Monoksida?
Karbon monoksida atau carbon monoxide (CO) adalah gas yang tersusun atas satu atom karbon dan satu atom oksigen. Gas ini tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa sehingga sulit dikenali hanya dengan mengandalkan indra manusia.
Dikutip dari NASA melalui laman Earth Observatory, karbon monoksida dapat terbentuk ketika bahan bakar yang mengandung karbon, seperti batu bara, kayu, dan minyak, mengalami pembakaran tidak sempurna atau tidak efisien. Gas ini kemudian dapat menyebar melalui pergerakan angin dan sirkulasi atmosfer.
Karbon monoksida perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kemampuan darah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), paparan gas ini dapat menyebabkan keracunan, penyakit serius, hingga kematian
Karbon Monoksida Terdapat pada Apa Saja?
Karbon monoksida dapat dihasilkan dari berbagai kegiatan yang melibatkan pembakaran bahan bakar. Berikut beberapa sumber gas tersebut yang perlu diketahui.
Baca Juga: Emiliano Sala Terpapar Karbon Monoksida Sebelum Kecelakaan
1. Asap Kendaraan Bermotor
Asap kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber karbon monoksida. Gas ini dapat terbentuk dari proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin, terutama ketika pembakaran berlangsung tidak sempurna.
NASA menjelaskan bahwa emisi kendaraan, termasuk mobil dan truk, menjadi salah satu sumber karbon monoksida di atmosfer. Konsentrasinya dapat meningkat di kawasan perkotaan dengan aktivitas kendaraan dan industri yang tinggi.
2. Asap Rokok
Asap rokok mengandung karbon monoksida yang dapat masuk ke tubuh melalui paru-paru. Gas tersebut kemudian mengganggu kemampuan darah mengangkut oksigen.
Paparan karbon monoksida dari asap rokok menjadi salah satu alasan mengapa merokok dan menghirup asap rokok dapat menimbulkan risiko kesehatan.
3. Peralatan Berbahan Bakar
Kompor, generator, pemanas, dan sejumlah peralatan berbahan bakar dapat menghasilkan karbon monoksida. Risiko keracunan meningkat apabila gas menumpuk di dalam ruangan dengan ventilasi yang buruk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T



