Kuliah PTN Gratis Jangan Sampai Matikan Kampus Swasta

AKURAT.CO Komisi X DPR meminta pemerintah menyiapkan skema yang matang sebelum menerapkan kebijakan pendidikan tinggi gratis.
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, mengingatkan kebijakan tersebut jangan sampai membuat perguruan tinggi swasta (PTS) terbengkalai.
Ia menyambut baik wacana Presiden Prabowo Subianto untuk menggratiskan pendidikan tinggi.
Menurutnya, perluasan akses pendidikan merupakan kewajiban pemerintah yang tidak berhenti pada jenjang pendidikan menengah, tetapi juga mencakup pendidikan tinggi.
"Kami menyambut dengan baik. Itu yang pertama. Yang kedua, memang perluasan akses pendidikan itu tidak harus sampai dengan pendidikan menengah saja, tetapi juga pendidikan tinggi menjadi kewajiban utama dari pemerintah," jelas Lalu Hadrian, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Beasiswa GIST 2027 Dibuka, Kuliah S2-S3 di Korea Dapat Tunjangan hingga Rp3,7 Juta per Bulan
Namun, ia menilai bahwa pemerintah perlu segera merumuskan skema, agar kebijakan pendidikan tinggi gratis tidak menimbulkan persoalan baru bagi PTS.
Kebijakan yang hanya menyasar perguruan tinggi negeri (PTN) berpotensi membuat masyarakat meninggalkan PTS karena harus membayar biaya kuliah.
"Namun yang perlu dipikirkan adalah skemanya seperti apa. Jangan sampai pendidikan tinggi digratiskan untuk PTN, kemudian PTS menjadi terbengkalai. Nah, jadi harus ada skema," ujar Lalu Hadrian.
Komisi X DPR tengah mencoba memformulasikan skema yang dapat menjaga keberlangsungan PTN sekaligus PTS. Salah satu opsi berkaitan dengan penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Jika biaya pendidikan di PTN nantinya digratiskan, skema KIP Kuliah yang selama ini diberikan kepada mahasiswa PTN dan PTS dapat diarahkan kepada mahasiswa PTS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









