Apa Dampak Konferensi Meja Bundar bagi Indonesia? Ini Hasil dan Konsekuensinya
AKURAT.CO Konferensi Meja Bundar atau KMB merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan.
Konferensi yang berlangsung di Den Haag tersebut menghasilkan kesepakatan antara Indonesia, Belanda, dan pihak-pihak terkait mengenai masa depan Indonesia.
Bagi Indonesia, KMB membawa hasil besar berupa pengakuan kedaulatan. Namun, kesepakatan tersebut juga menimbulkan sejumlah konsekuensi politik dan ekonomi.
Lalu, apa dampak Konferensi Meja Bundar bagi Indonesia? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Meghan Markle Hadirkan Gaya Monokromatik di Diskusi Meja Bundar
Indonesia Mendapat Pengakuan Kedaulatan
Dampak paling penting dari KMB adalah Belanda bersedia menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada akhir Desember 1949.
Penyerahan tersebut kemudian dilaksanakan pada 27 Desember 1949 di Amsterdam dan Jakarta.
Pengakuan tersebut memperkuat kedudukan Indonesia sebagai negara yang berdaulat dalam hubungan internasional.
Indonesia Berubah Menjadi Republik Indonesia Serikat
Salah satu konsekuensi KMB adalah perubahan bentuk negara menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS).
Indonesia saat itu terdiri atas beberapa negara bagian dalam struktur federal. Namun, sistem tersebut tidak berlangsung lama karena muncul keinginan kuat untuk kembali ke bentuk negara kesatuan.
Masalah Irian Barat Belum Terselesaikan
KMB belum menghasilkan penyelesaian mengenai status Irian Barat.
Masalah tersebut ditunda untuk dibicarakan lebih lanjut setelah penyerahan kedaulatan. Dengan demikian, meskipun kedaulatan telah diakui, persoalan wilayah Indonesia belum sepenuhnya selesai.
Indonesia Menghadapi Persoalan Utang
Hasil KMB juga memuat persoalan keuangan, termasuk kewajiban Indonesia terhadap sejumlah utang yang berkaitan dengan pemerintahan Hindia Belanda.
Ketentuan ini kemudian menjadi salah satu bagian yang banyak diperbincangkan dalam menilai konsekuensi ekonomi KMB.
Terjadi Perubahan dalam Struktur Militer
KMB juga berkaitan dengan pembubaran KNIL dan pengintegrasian sebagian anggotanya ke dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS).
Sementara itu, pasukan Belanda secara bertahap ditarik dari Indonesia.
Baca Juga: Meghan Markle Hadirkan Gaya Monokromatik di Diskusi Meja Bundar
Apa Dampak KMB bagi Perjuangan Indonesia?
Secara umum, dampak KMB dapat dilihat dari dua sisi. Dari sisi positif, Indonesia memperoleh pengakuan kedaulatan dari Belanda dan mendapatkan posisi yang lebih kuat sebagai negara berdaulat.
Namun, dari sisi lain, terdapat sejumlah konsekuensi seperti bentuk negara federal, persoalan Irian Barat yang belum selesai, serta persoalan ekonomi yang harus dihadapi pemerintah Indonesia.
Dampak Konferensi Meja Bundar bagi Indonesia tidak hanya berupa pengakuan kedaulatan, tetapi juga membawa sejumlah konsekuensi politik, ekonomi, dan militer.
KMB menjadi titik penting dalam mengakhiri konflik Indonesia-Belanda, meskipun beberapa persoalan seperti bentuk negara dan status Irian Barat masih harus diselesaikan setelahnya.
Fherenilla Anandianus (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







