Indosaku Gencarkan Literasi Keuangan Digital di Berbagai Kampus

AKURAT.CO PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku), penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan kembali komitmennya dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berintegritas.
Komitmen ini diwujudkan melalui dua pilar utama konsistensi penyelenggaraan kegiatan edukasi literasi keuangan kepada generasi muda, serta dukungan penuh terhadap praktik penagihan yang etis, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan antikekerasan.
Masifkan Literasi Keuangan dari Yogyakarta hingga Malang
Sepanjang semester pertama 2026, Indosaku secara aktif menggelar rangkaian kegiatan literasi keuangan digital ke institusi pendidikan tinggi. Berkolaborasi dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dalam program "Pindar Mengajar", Indosaku telah mengunjungi berbagai kampus, di antaranya Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta dan Universitas Islam Malang (Unisma).
Dalam kegiatan di UNU Yogyakarta, Indosaku berfokus pada pemaparan tren indeks literasi keuangan nasional hingga proyeksi tahun 2026, serta menanamkan kesadaran mendalam mengenai pentingnya perlindungan data pribadi dan mitigasi risiko dasar siber bagi calon pengguna layanan finansial digital.
Sementara di Unisma Malang, edukasi diarahkan secara taktis untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai perbedaan substansial antara platform pendanaan legal (pindar) dan pinjaman online ilegal (pinjol ilegal).
Mahasiswa dibekali pengetahuan untuk membangun rekam jejak finansial yang positif dan teknik pengelolaan dana digital agar terhindar dari jeratan utang yang tidak produktif.
Baca Juga: KrediOne Ikut Edukasi Literasi Keuangan Mahasiswa di Universitas Riau
Edukasi Berkelanjutan: Kampanye Pinjol vs Pindar dan Pelatihan Pembukuan
Komitmen edukasi Indosaku bersifat berkelanjutan. Melanjutkan kesuksesan kampanye di tahun sebelumnya, Indosaku juga telah menyambangi Kampus Bisnis Umar Usman BSD. Dalam kesempatan tersebut, Indosaku membawakan kampanye khusus bertajuk "Pinjol vs Pindar: Cerdas Memilih."
Tidak hanya sekadar memberikan teori pemisahan legalitas, Indosaku melangkah lebih jauh dengan memberikan pelatihan praktis terkait pembukuan keuangan dasar.
Pelatihan ini dirancang khusus bagi mahasiswa yang mayoritas memiliki minat berwirausaha, mengingat kemampuan pembukuan yang disiplin merupakan kunci utama dalam menjaga kestabilan finansial dan kesehatan perputaran dana usaha.
Komitmen Tegas terhadap Praktik Penagihan Etis
Selain fokus pada edukasi, Indosaku secara fundamental mendukung dan menerapkan praktik penagihan yang profesional dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Indosaku dengan tegas menolak segala bentuk praktik penagihan kasar, intimidatif, pelecehan, atau tindakan apa pun yang berada di luar koridor SOP penagihan yang telah ditetapkan oleh regulasi OJK dan kode etik AFPI.
Internalisasi praktik antikekerasan ini dilakukan melalui pelatihan ketat terhadap seluruh tim penagihan Indosaku, memastikan bahwa interaksi dengan pengguna selalu didasarkan pada rasa hormat, transparansi, dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.
"Di Indosaku, kami percaya bahwa ekosistem fintech yang sehat harus berdiri di atas dua pilar yang seimbang: pengguna yang cerdas dan teredukasi, serta penyelenggara yang beroperasi secara etis dan bertanggung jawab," ujar Yulvina Napitupulu, Direktur Utama Indosaku, dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga: Tugu Insurance dan Rumah BUMN Pertamina Perkuat UMKM Lewat Literasi Keuangan
"Rangkaian literasi kami di UNU Yogyakarta, Unisma Malang, dan Kampus Bisnis Umar Usman BSD adalah bukti nyata upaya kami menciptakan pengguna yang cerdas. Bersamaan dengan itu, kami memastikan bahwa tidak ada ruang bagi tindakan penagihan yang kasar dalam operasional kami. Kami berkomitmen untuk selalu patuh pada SOP penagihan reguler sebagai bentuk perlindungan konsumen," jelasnya.
Melalui sinergi literasi yang masif dan penerapan standar etika yang tinggi, Indosaku optimis dapat terus berkontribusi positif bagi peningkatan inklusi dan literasi keuangan digital yang aman dan andal bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat




