Fakta-fakta Museum Tertua di Dunia

AKURAT.CO Museum adalah tempat yang menyimpan sejarah, budaya, dan karya seni agar bisa dipelajari generasi mendatang. Tapi, tahukah kamu bahwa museum ternyata sudah ada sejak ribuan tahun lalu? Yuk kita bahas fakta-fakta museum tertua di dunia!
Baca Juga: Fakta Menarik Museum Asmat Papua, Pusat Pelestarian Budaya di Papua Selatan
Museum Tertua di Dunia, Museum Ennigaldi-Nanna
Dilansir dari Museu.Ms, museum tertua di dunia adalah Museum Ennigaldi-Nanna yang terletak di kota Ur Kuno (Irak). Diperkirakan museum ini berdiri di tahun 530 SM dan dibangun oleh seorang putri Babilonia, putri Ennigaldi.
Berikut Fakta Menarik tentang Museum Ennigaldi-Nanna
Dibangun lebih dari 2.500 tahun yang lalu
Pada awalnya, museum ini hanya digunakan untuk menyimpan artefak dari peradaban sebelumnya. Orang Babilonia di masa itu pun mempelajari sejarah dan bagaimana hidup manusia di masa lalu.
Didirikan dan dikuratori oleh putri Raja Terakhir Kekaisaran Babilonia
Putri Ennigaldi sendiri merupakan anak dari Raja Nabonidus, yang merupakan penguasa terakhir Babilonia. Putri Ennigaldi-Nanna adalah pendeta wanita dewa bulan Sin. Selain itu, Ennigaldi memiliki tugas menyusun dan memberi label pada berbagai artefak-artefak yang dikumpulkan di museum.
Keberadaannya baru diketahui di tahun 1925
Meskipun museum ini sudah berumur ribuan tahun lamanya, ternyata baru ditemukan di tahun 1925 oleh seorang arkeolog bernama Leonard Wooley.
Sudah menggunakan label informasi
Salah satu hal yang menarik dari museum kuno ini adalah sudah ada label untuk informasi. Label-label ini tertulis di drum tanah liat dalam tiga bahasa (termasuk Sumeria). Tujuannya untuk menjelaskan lebih lanjut tentang benda-benda tersebut.
Menjadi tanda pentingnya pendidikan di masa lalu
Museum Ennigaldi bukan sekadar tempat menyimpan benda, tetapi menjadi sarana belajar tentang kebudayaan dan sejarah. Raja Nabonidus sendiri juga merupakan ahli barang antik dan sangat mendukung putrinya untuk membuat museum.
Museum tertua di dunia, Museum Ennigaldi-Nanna, adalah bukti nyata bahwa kecintaan manusia terhadap sejarah dan budaya sudah ada sejak ribuan tahun lalu.
Fakta-fakta unik dari museum ini menunjukkan betapa majunya peradaban kuno dalam menghargai warisan leluhur.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








