Menag Usulkan Transformasi PTKN, 13 Institut Jadi Universitas

AKURAT.CO Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengusulkan perubahan kelembagaan pada sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu serta pemerataan akses pendidikan keagamaan di Indonesia.
Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
“Dalam rangka meningkatkan pemerataan akses, mutu, dan relevansi pendidikan, beberapa PTKN mengusulkan transformasi kelembagaan. Sebanyak delapan sekolah tinggi diusulkan untuk ditingkatkan statusnya menjadi institut,” ujar Nasaruddin.
Selain itu, Kementerian Agama juga mengusulkan peningkatan status 13 institut menjadi universitas serta pendirian dua PTKN baru.
Menurut Nasaruddin, langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pengelolaan pendidikan sekaligus memperluas layanan pendidikan keagamaan bagi masyarakat.
“Kami juga mengusulkan sebanyak 13 institut menjadi universitas serta pendirian dua PTKN baru,” katanya.
Tak hanya itu, Kementerian Agama turut mengajukan usulan penegerian terhadap 305 lembaga madrasah dan sekolah menengah keagamaan agar menjadi lembaga pendidikan negeri.
Baca Juga: OTT di Cilacap, KPK Tangkap Bupati Syamsul Auliya Rachman
Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin juga memaparkan rencana perbaikan tata kelola kelembagaan di lingkungan Kementerian Agama, khususnya pada unit-unit kerja di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Kemenag mengusulkan pembentukan sejumlah direktorat baru, antara lain Direktorat Pendidikan Vokasi, Direktorat Pendidikan Khusus, serta Direktorat Pendidikan Layanan Khusus.
Struktur baru ini akan menggantikan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.
Selain itu, penataan juga diusulkan pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha.
“Kemenag mengusulkan pemecahan Direktorat Urusan dan Pendidikan Agama Buddha menjadi dua unit, yakni Direktorat Urusan Agama Buddha serta Direktorat Pendidikan Buddha,” jelas Nasaruddin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










