Bagian Terluar Bumi yang Padat dan Tempat Kita Tinggal Disebut Sebagai…

Bumi sebagai planet tempat tinggal manusia memiliki struktur berlapis yang kompleks, mulai dari bagian terdalam hingga terluar.
Setiap lapisan memiliki karakteristik fisik dan kimia yang berbeda. Namun, hanya satu lapisan yang menjadi tempat berlangsungnya seluruh kehidupan, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan.
Apa nama bagian terluar Bumi yang padat dan menjadi tempat kita tinggal?
Bagian terluar Bumi yang padat dan menjadi tempat tinggal seluruh makhluk hidup disebut sebagai kerak Bumi atau crust.
Kerak Bumi adalah lapisan paling luar dari struktur Bumi yang keras dan padat, tersusun atas batuan dan mineral.
Lapisan ini sangat tipis jika dibandingkan dengan lapisan-lapisan di bawahnya, namun sangat penting karena di sinilah seluruh proses kehidupan berlangsung.
Kerak Bumi terbagi menjadi dua jenis utama:
-
Kerak benua: membentuk daratan dengan ketebalan sekitar 20–70 km.
-
Kerak samudra: membentuk dasar laut dengan ketebalan sekitar 5–10 km.
Selain istilah kerak Bumi, lapisan terluar ini juga dikenal dengan sebutan litosfer. Litosfer merupakan gabungan dari kerak Bumi dan sebagian mantel atas yang bersifat padat dan kaku.
Litosfer berasal dari bahasa Yunani lithos (batu) dan sphere (lapisan), sehingga secara harfiah berarti lapisan batuan paling luar Bumi.
Litosfer inilah yang menopang kehidupan dan menjadi tempat berlangsungnya aktivitas geologi seperti gempa bumi dan pergeseran lempeng tektonik.
Lapisan ini memiliki suhu yang relatif lebih rendah dibandingkan lapisan di bawahnya, sehingga memungkinkan adanya kehidupan.
Di kerak Bumi atau litosfer, terdapat berbagai mineral dan elemen penting yang menunjang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Kesimpulan
Bagian terluar Bumi yang padat dan menjadi tempat kita tinggal disebut sebagai kerak Bumi (crust) atau litosfer.
Lapisan ini merupakan fondasi utama bagi kehidupan di Bumi karena menyediakan ruang, sumber daya, dan kondisi yang memungkinkan makhluk hidup berkembang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








