Solusi Ibu Indonesia, Mayora Luncurkan Champion: Minuman Cokelat Malt Pertama Ber-DHA untuk Nutrisi Otak Anak

AKURAT.CO Memasuki usia sekolah dasar (7–12 tahun), tak sedikit ibu di Indonesia yang menghadapi dilema ketika buah hatinya mulai enggan mengonsumsi susu putih biasa.
Anak-anak cenderung lebih menyukai minuman dengan varian rasa yang seru seperti cokelat, yang memicu kekhawatiran orang tua akan berkurangnya asupan nutrisi vital bagi tumbuh kembang otak mereka.
Menjawab tantangan tersebut, PT Mayora Indah Tbk resmi menghadirkan inovasi terbaru melalui Champion. Produk ini meluncur sebagai minuman cokelat malt pertama di Indonesia yang secara khusus diperkaya dengan kandungan DHA (Docosahexaenoic Acid).
Baca Juga: Belum Dikelola Optimal, Kerja Sama Pemanfaatan Aset di Kemayoran Bakal Dievaluasi
Isu kekurangan nutrisi ini bukan tanpa alasan.
Berdasarkan riset yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition (2016), terkuak fakta bahwa sekitar 8 dari 10 anak Indonesia usia 4–12 tahun memiliki asupan EPA dan DHA di bawah tingkat minimum yang direkomendasikan FAO/WHO.
Padahal, rentang usia 7–12 tahun merupakan periode emas kedua perkembangan otak yang membutuhkan DHA untuk menunjang daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan belajar.
Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, Haruman Rustandi, menyampaikan bahwa hadirnya produk ini berawal dari empati terhadap dinamika pengasuhan anak sehari-hari.
"Sebagai orang tua, kita selalu ingin yang terbaik untuk anak. Tapi memaksa anak minum sesuatu yang tidak mereka suka hanya menciptakan konflik di rumah," ujar Haruman Rustandi dalam keterangan resminya, Senin (24/8/2026).
Kehadiran Champion memadukan kenikmatan cita rasa cokelat malt yang disukai anak-anak dengan formula nutrisi penting, seperti:
DHA: Mendukung optimalisasi fungsi otak dan kecerdasan anak.
Nutrisi Lengkap: Menunjang kebutuhan energi dan pertumbuhan fisik anak yang aktif.
Rasa Cokelat Malt Autentik: Memberikan sensasi rasa lezat yang disukai anak usia sekolah.
Perbedaan mendasar Champion dengan minuman cokelat konvensional pada umumnya terletak pada integrasi nutrisi esensial tersebut.
Jika produk biasa cenderung hanya menawarkan rasa, Champion diformulasikan agar aman dan bermanfaat untuk dikonsumsi harian demi mendukung kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi penerus bangsa.
"Kami percaya bahwa minuman yang enak dan minuman yang bernutrisi tidak harus menjadi dua hal yang berbeda. Champion membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan berdampingan, dan anak-anak Indonesia layak mendapatkan keduanya sekaligus," pungkas Haruman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








