Cara Mencegah Anak Terjerumus Minuman Keras, Ortu Wajib Tahu

AKURAT.CO Fenomena anak muda yang mencoba minuman keras semakin mengkhawatirkan.
Banyak faktor yang mendorong hal ini terjadi, mulai dari pengaruh teman sebaya, rasa ingin tahu, hingga kurangnya pengawasan dari orang tua.
Oleh karena itu, memahami cara mencegah anak terjerumus minuman keras menjadi hal yang sangat penting untuk membangun generasi yang sehat dan berkarakter kuat.
Baca Juga: Kenapa Islam Melarang Umatnya untuk Meminum Minuman Keras?
Kenapa Anak Bisa Terjerumus dalam Alkohol?
Dilansir dari Drink Aware, mencoba alkohol lebih sering muncul pada anak yang sedang masapubertas karena otak belum sepenuhnya matang.
Anak-anak sebaiknya bebas alkohol hingga minimal 15 tahun, dan jika minum, harus diawasi orang dewasa serta dibatasi frekuensinya.
Anak sering terdorong minum untuk terlihat keren, menyesuaikan diri dengan teman, atau mengatasi masalah, sehingga contoh dari orang tua dan aturan yang jelas sangat penting untuk melindungi mereka.
Cara Mencegah Anak Terjerumus Minuman Keras
Selalu Hadir dalam Kehidupan Anak.
Cobalah ikut ambil bagian dalam aktivitas mereka, mulai dari membantu menetapkan tujuan, membahas berita terbaru, sampai ngobrol soal hal-hal yang mereka sukai.
Dengan menunjukkan ketertarikan yang tulus, anak akan merasa dekat dan nyaman, sehingga lebih mudah diajak bicara tentang hal-hal penting.
Nyatakan Ketidaksetujuan terhadap Alkohol
Dilansir dari Narconon, survei mengatakan bahwa anak akan cenderung takut melakukan sesuatu, meminum alkohol karena tidak ingin mengecewakan orang tua.
Buat aturan yang jelas sejak awal. Sikap tegas dari orang tua bisa jadi pengaruh besar bagi anak untuk menolak ajakan teman.
Bicarakan Hal Ini kepada Anak
Orang tua lebih baik membicarakan dan melarang secara langsung kepada anak. Namun, tetap perlu diperhatikan waktu yang tepat, cara berbicaranya, jangan menceramahi, dan ajak anak berdiskusi.
Ajari juga anak bagaimana caranya menolak ajakan buruk dari teman.
Tidak Memberi Alkohol pada Anak di Bawah Umur
Orang tua sebaiknya tidak memberikan minuman beralkohol kepada anak di bawah usia 21 tahun. Tindakan seperti itu bukan hanya melanggar aturan, tapi juga bisa memberi contoh yang salah.
Beri Contoh kepada Anak
Tunjukkan contoh hidup sehat dengan tidak bergantung pada alkohol. Kalau pun masih minum, jelaskan pada anak tentang batas dan tanggung jawabnya.
Jangan menutupi kebiasaan itu, karena kejujuran dan sikap terbuka justru jadi pelajaran berharga bagi mereka.
Bantu Anak Miliki Rasa Percaya Diri
Anak yang punya harga diri tinggi cenderung lebih kuat menolak hal negatif seperti alkohol.
Tunjukkan kasih sayang, dengarkan pendapat mereka, dan beri pujian atas usaha, bukan hasilnya.
Biarkan mereka belajar dari kesalahan, karena dari situlah mereka tumbuh jadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah terpengaruh lingkungan buruk.
Perhatikan Siapa Saja Teman Anak
Orang tua haruslah mengetahui dengan siapa saja anaknya berteman dan bergaul.
Jangan sampai anak salah pergaulan dan malah terjerumus untuk meminum alkohol.
Oleh sebab itu, orang tua jangan terlalu abai dalam urusan pertemanan anak.
Mencegah anak terjerumus minuman keras membutuhkan peran aktif orang tua melalui komunikasi, aturan yang jelas, dan contoh hidup sehat.
Dengan membangun kepercayaan diri, memantau pergaulan, serta memberi bimbingan yang tepat, anak lebih mampu menolak pengaruh negatif.
Langkah-langkah ini membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang bijak dan bertanggung jawab.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







