Berikut ini yang Perlu Dihindari dalam Merumuskan Tujuan Pembelajaran adalah?

AKURAT.CO Dalam merumuskan tujuan pembelajaran, ada beberapa kesalahan yang perlu dihindari agar tujuan tersebut efektif dan relevan.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Tujuan yang Terlalu Umum:
Menghindari merumuskan tujuan yang terlalu umum atau ambigu.
Sebagai contoh, “Siswa akan memahami konsep matematika” adalah tujuan yang kurang spesifik.
Sebaiknya, rumuskan tujuan yang lebih konkret dan terukur, seperti “Siswa akan dapat menjelaskan prinsip dasar teorema Pythagoras.”
-
Tujuan yang Tidak Terukur:
Hindari merumuskan tujuan yang tidak dapat diukur atau dinilai.
Misalnya, “Siswa akan lebih kreatif” tidak memberikan indikator konkret untuk mengukur pencapaian tujuan.
Sebaiknya, gunakan kata-kata yang dapat diukur, seperti “Siswa akan menghasilkan tiga karya seni berbeda dalam satu semester.”
-
Tujuan yang Tidak Relevan:
Pastikan tujuan pembelajaran relevan dengan materi yang diajarkan dan kebutuhan siswa.
Jangan merumuskan tujuan hanya karena “trend” atau “kekinian.”
Pertimbangkan konteks dan kebutuhan siswa secara keseluruhan.
Baca Juga: Cara Memanfaatkan Bahan Ajar dalam PMM untuk Pembelajaran yang Efektif -
Tujuan yang Tidak Realistis:
Hindari merumuskan tujuan yang terlalu tinggi atau tidak realistis.
Misalnya, mengharapkan semua siswa dapat mencapai nilai sempurna dalam ujian adalah tujuan yang tidak realistis.
Sebaiknya, pertimbangkan tingkat kemampuan siswa dan sumber daya yang tersedia.
-
Tujuan yang Tidak Spesifik:
Jangan merumuskan tujuan yang terlalu abstrak. Sebaiknya, tentukan secara spesifik apa yang ingin dicapai.
Contohnya, “Siswa akan memahami sejarah Revolusi Industri” lebih baik daripada “Siswa akan belajar tentang sejarah.”
-
Tujuan yang Tidak Menginspirasi:
Tujuan pembelajaran sebaiknya menginspirasi siswa untuk belajar lebih baik.
Hindari merumuskan tujuan yang membosankan atau tidak menarik minat siswa.
Gunakan kata-kata yang memotivasi dan menggugah semangat belajar.
Ingatlah bahwa merumuskan tujuan pembelajaran adalah langkah penting dalam proses pengajaran.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kita dapat menciptakan tujuan yang efektif dan bermanfaat bagi perkembangan siswa.
Semoga artikel ini membantu Anda dalam memahami pentingnya merumuskan tujuan pembelajaran!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo





