Akurat Logo

Suzuki eSky Meluncur, Mobil Listrik Mungil Ini Dibanderol Mulai Rp239 Jutaan

Winna Wandayani | 7 Oktober 2026, 19:24 WIB
Suzuki eSky Meluncur, Mobil Listrik Mungil Ini Dibanderol Mulai Rp239 Jutaan
Suzuki eSky (globalsuzuki.com)

AKURAT.CO Suzuki memperkenalkan eSky sebagai mobil listrik kei car pertamanya di Jepang. Mobil listrik mungil ini dibanderol mulai ¥2,12 juta atau sekitar Rp239 jutaan untuk varian A.

Harga tersebut merupakan banderol sebelum subsidi dari pemerintah Jepang. Setelah mendapat subsidi hingga ¥568 ribu atau sekitar Rp64 jutaan, harga Suzuki eSky dapat turun menjadi sekitar ¥1,552 juta atau Rp175 jutaan.

Suzuki eSky dibekali baterai LFP berkapasitas 26 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 310 kilometer. Angka tersebut berdasarkan pengujian WLTC yang digunakan untuk mengukur efisiensi dan jarak tempuh kendaraan.

Mobil ini menggunakan e-Axle baru yang menggabungkan motor listrik, inverter dan unit reduksi. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 94 hp, tetapi versi Jepang kemungkinan dibatasi menjadi 63 hp sesuai aturan kei car.

Untuk pengisian daya, Suzuki eSky mendukung fast charging DC dengan daya hingga 50 kW. Mobil tersebut juga dibangun menggunakan platform Heartect e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik.

Di bagian kabin, Suzuki menyediakan konfigurasi empat penumpang dengan sejumlah ruang penyimpanan. Varian tertinggi dilengkapi panel instrumen digital dan layar infotainment berukuran 10,1 inci.

Suzuki mulai memasarkan eSky di Jepang pada 16 November 2026. Perusahaan menargetkan penjualan sekitar 1.000 unit setiap bulan untuk mobil listrik mungil tersebut, sebagaimana dikutip dari Carscoops, Rabu (7/10/2026).

Suzuki kemudian berencana membawa eSky ke Eropa dan Inggris mulai 2027. Di kawasan tersebut, eSky akan bergabung dengan eVitara dan bersaing di segmen mobil listrik berukuran kecil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.