Toyota dan Daihatsu Catat Kinerja Otomotif hingga Agustus 2026

AKURAT.CO Toyota dan Daihatsu mencatatkan sejumlah perkembangan di pasar otomotif Indonesia hingga Agustus 2026. Keduanya juga melaporkan aktivitas produksi dan ekspor kendaraan dari fasilitas manufaktur di Indonesia.
Toyota mencatat wholesales lebih dari 175 ribu unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut tumbuh 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada periode yang sama, penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus mencapai lebih dari 38 ribu unit. Angka tersebut meningkat 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, lebih dari 56 persen Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Toyota berasal dari model elektrifikasi. New Veloz Hybrid EV menjadi salah satu kontributor dengan lebih dari 20 ribu pemesanan sejak Februari hingga September 2026.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, mengatakan Toyota telah berinvestasi lebih dari Rp100 triliun di Indonesia. Sekitar 90 persen kendaraan Toyota yang dipasarkan diproduksi di dalam negeri dengan kandungan lokal sekitar 70-80 persen.
"Produk Toyota dari Indonesia telah diekspor ke lebih dari 100 negara, dimana lebih dari 360 ribu tenaga kerja lokal terlibat dalam ekosistem ini," kata Bansar, saat acara Astra Media Day 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Sementara itu, Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat produksi rata-rata sekitar 35 persen terhadap produksi otomotif nasional dalam lima tahun terakhir. ADM memiliki enam pabrik dengan kapasitas produksi mencapai 530 ribu unit per tahun.
Dari keseluruhan produksi ADM dalam lima tahun terakhir, sekitar 70 persen dialokasikan untuk pasar domestik dan 30 persen untuk ekspor. Hingga Agustus 2026, ekspor ADM mencapai lebih dari 85 ribu unit atau meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di pasar domestik, penjualan ritel Daihatsu mencapai lebih dari 97 ribu unit hingga Agustus 2026. Penjualan tersebut tumbuh sekitar 9 persen dengan pangsa pasar sebesar 16,3 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR







