Tesla Mulai Hadirkan Fitur Full Self-Driving di China

AKURAT.CO Tesla mengumumkan bahwa fitur Full Self-Driving (FSD) mulai tersedia di China. Informasi ini disampaikan melalui unggahan resmi perusahaan di media sosial pada Kamis waktu setempat.
Selain China, Tesla juga menambahkan Lithuania ke dalam daftar negara yang sudah mendukung FSD. Lithuania menjadi negara kedua di Eropa setelah Belanda yang memperoleh akses teknologi tersebut.
"FSD Supervised sekarang tersedia di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Puerto Riko, Cina, Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Belanda, Lithuania," tulis Tesla dalam unggahannya di platform X, dikutip Senin (25/5/2026).
Meski sudah diumumkan, Tesla belum memberikan detail lengkap terkait implementasi FSD di China. Perusahaan juga belum menjelaskan kapan fitur tersebut bisa digunakan secara luas oleh seluruh pelanggan.
Kehadiran FSD di China dianggap penting bagi Tesla untuk menghadapi persaingan pasar otomotif setempat. Sejumlah produsen lokal seperti Xpeng dan Xiaomi sebelumnya sudah menghadirkan teknologi bantuan mengemudi serupa.
Sebelumnya, Tesla hanya menawarkan fitur Autopilot dan Enhanced Autopilot di China. Adapun akses FSD masih terbatas dan hanya tersedia untuk pengguna tertentu dalam tahap uji coba.
Media China Daily melaporkan bahwa versi penuh FSD sebenarnya belum sepenuhnya dirilis di China. Namun, sumber internal menyebut pengembangan dan proses peluncurannya masih terus berlangsung.
Di China, paket teknologi 'Intelligent Assisted Driving' milik Tesla dijual seharga 64.000 yuan atau sekitar Rp167 jutaan. Sementara di Amerika Serikat, fitur FSD tersedia melalui sistem berlangganan dengan biaya US$99 atau sekitar Rp1,7 jutaan per bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







