Amazon Zoox Recall 332 Robotaxi karena Kesalahan Software, Apa Dampaknya?

AKURAT.CO Industri kendaraan pintar kembali dihiasi kabar tak sedap setelah unit kendaraan otonom Amazon, Zoox, mengumumkan penarikan kembali (recall) 332 robotaxi mereka di AS.
Ini akibat kesalahan pada sistem perangkat lunak yang membuat kendaraan bisa saja menyeberangi garis jalan pusat (yellow line) dan hampir memasuki jalur lawan arah.
Informasi ini dilaporkan oleh Reuters yang menunjukkan betapa kritisnya peran software dalam kendaraan tanpa sopir dan bagaimana kesalahan kecil dapat menimbulkan risiko keselamatan yang signifikan.
Kesalahan ini, menurut Zoox, bukan berasal dari komponen hardware atau desain fisik kendaraan, melainkan dari cara algoritma navigasi menilai batas garis jalan di beberapa situasi tertentu.
Dalam operasi normal, garis pusat jalan berfungsi sebagai panduan penting agar kendaraan tetap berada di jalur yang benar dan menjaga keamanan penumpang serta pengguna jalan lain.
Namun, dari 62 kejadian yang diidentifikasi oleh Zoox sejak musim panas lalu, kendaraan otonom mereka terkadang membaca lintasan secara terlalu agresif, yakni melakukan belokan lebar yang mendekati atau bahkan melintasi garis tengah jalur, berpotensi menempatkan robotaxi di jalur lawan arah.
Zoox mengatakan bahwa dari semua kasus yang diinvestigasi oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di AS, tidak ada tabrakan atau kecelakaan akibat tindakan tersebut.
Meski demikian, mereka mengambil tindakan proaktif dengan menangguhkan sejumlah unit robotaxi dan mengeluarkan software update yang memperbaiki logika pengambilan keputusan kendaraan dalam situasi garis jalan.
Langkah ini mencerminkan perkembangan nyata dalam tanggung jawab produsen dan regulator dalam menangani teknologi autonomous vehicles yang masih relatif baru di jalan umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








