Teknologi Keselamatan Mobil Terus Bertambah, Kenapa Kecelakaan Terus Terjadi?

AKURAT.CO Teknologi keselamatan seperti Autonomous Emergency Braking (AEB), lane assist, dan airbag telah terbukti mengurangi kecelakaan dan cedera pada skala populasi.
Studi Euro NCAP dan penelitian empiris menunjukkan penurunan nyata pada jenis tabrakan tertentu ketika teknologi ini dipasang. Namun, angka kecelakaan dunia tetap tinggi karena beberapa alasan.
Diantaranya penetrasi teknologi belum seragam di semua pasar (banyak kendaraan lama masih beredar), perilaku manusia (kecepatan, gangguan, alkohol) tetap menjadi faktor utama, dan adanya risiko overreliance di mana pengemudi mengabaikan kewaspadaan karena mengandalkan sistem.
Selain itu, integrasi teknologi baru menciptakan skenario keselamatan baru yang perlu riset dan regulasi lebih lanjut.
Kesimpulannya, teknologi membantu, tetapi tidak menggantikan perilaku aman dan kebijakan yang komprehensif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







