Berapa Biaya Servis Sepeda Motor secara Rutin? Segini Estimasinya

AKURAT.CO Merawat sepeda motor bukan hanya soal menjaga tampilannya tetap bersih tapi juga memastikan usia pemakaian kendaraan lebih panjang dan performanya tetap prima.
Pemeriksaan dan servis motor secara berkala juga mencegah kerusakan yang bisa memakan biaya lebih besar di kemudian hari.
Tentu saja, semua perawatan tersebut membutuhkan biaya yang perlu diperhitungkan dengan baik, agar tidak ada biaya tak terduga yang harus dikeluarkan.
Lalu, berapa sebenarnya biaya servis motor yang harus dikeluarkan? Simak jawabannya dalam ulasan berikut ini.
Jenis Servis Sepeda Motor
Tanpa servis berkala, performa motor bisa menurun secara perlahan, bahkan memicu kerusakan yang memerlukan perbaikan mahal.
Karena itu, penting untuk mengetahui jenis-jenis servis motor dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya.
Berikut ini beberapa jenis servis motor yang umum dilakukan:
1. Servis Ringan
Servis ringan hanya dilakukan pada bagian tertentu dan tidak harus dilakukan bersamaan.
Biasanya termasuk penggantian oli mesin, busi, kampas rem, filter udara, aki, suspensi, lampu, tekanan ban, dan langkah-langkah sederhana lainnya.
Biaya servis ringan relatif terjangkau karena pengerjaannya cukup sederhana dan bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Namun, menyiapkan dana tambahan tetap disarankan untuk mengantisipasi penggantian komponen yang mendesak.
2. Servis Besar
Servis besar biasanya mencakup pemeriksaan dan perawatan mesin internal serta komponen yang lebih kompleks, seperti penggantian sil klep, pembersihan kerak karbon, skir klep, dan lain-lain.
Karena pengerjaannya rumit dan memerlukan alat khusus, biaya servis besar lebih tinggi. Servis ini umumnya dilakukan untuk motor dengan usia pakai di atas tiga tahun dan sebaiknya ditangani oleh teknisi ahli di bengkel resmi.
Panduan Cek Motor Sebelum Diservis
Sebelum membawa motor ke bengkel, ada beberapa persiapan penting yang sebaiknya dilakukan agar proses servis berjalan lancar dan tidak ada masalah yang terlewat.
● Catat Keluhan Motor. Catat setiap gejala yang dirasakan saat mengendarai motor, misalnya mesin terdengar kasar, tarikan terasa berat, atau rem kurang pakem. Catatan ini akan membantu teknisi mengetahui sumber kerusakan.
● Siapkan Buku Servis. Jika motor masih dalam masa garansi, bawa buku servis yang berisi riwayat perawatan dan panduan servis yang bisa mempermudah proses pengecekan.
● Tentukan Jadwal Servis. Lakukan servis setiap 2.000-3.000 km atau setiap 2-3 bulan sekali meski jarak tempuh belum tercapai, ikuti jadwal sesuai panduan buku servis dari dealer, atau segera periksa jika motor menunjukkan gejala tidak normal.
Perkiraan Biaya Servis Motor
Biaya servis motor dapat berbeda-beda tergantung jenis perawatan dan komponen yang dicek atau diganti. Berikut ini perkiraan biaya servis di bengkel resmi:
1. Servis Ringan
● Biaya: sekitar Rp50.000 - Rp120.000
● Meliputi pemeriksaan dan perawatan sederhana seperti ganti oli mesin, pembersihan filter udara, pengecekan busi, lampu, suspensi, dan kampas rem.
● Dilakukan secara rutin setiap 2-3 bulan atau setiap 2.000-3.000 km, sesuai kondisi motor.
2. Servis Lengkap/Tune Up
● Biaya: Rp75.000-Rp400.000 tergantung tipe motor dan komponen yang diganti
● Sudah termasuk ganti oli, pembersihan sumbatan, pelumasan, serta pengecekan lebih menyeluruh.
● Biasanya dilakukan setiap 3.000 km atau setiap tiga bulan, dan juga saat motor menunjukkan gejala performa menurun.
3. Servis Injeksi (FI Cleaning)
● Biaya: Rp70.000-Rp150.000
● Ditujukan untuk motor injeksi agar sistem bahan bakar tetap optimal dan mesin tetap irit bahan bakar.
4. Penggantian Komponen Penting
● Oli mesin: sekitar Rp35.000-Rp90.000 per botol.
● Oli gardan: sekitar Rp12.000-Rp20.000 per botol 120 ml.
● Biaya jasa ganti oli: sekitar Rp30.000-Rp50.000.
● Busi: sekitar Rp21.000, diganti setiap 7.000 km atau setiap dua kali ganti oli.
● Filter udara: mulai Rp50.000, diganti setiap 15.000 km atau sesuai tipe motor.
● Kampas rem: mulai Rp41.000, penggantian sesuai kondisi aus.
● Aki: Rp150.000-Rp300.000, biasanya diganti setiap dua tahun atau saat performa kendaraan mulai melemah.
● Ban: mulai Rp175.000, disarankan diganti setiap 12.000-15.000 km atau saat alur ban mulai tipis.
5. Servis Berat
● Mencakup perbaikan atau penggantian suku cadang besar akibat kerusakan, kecelakaan, atau keterlambatan servis rutin.
● Biaya sangat bervariasi tergantung tingkat kerusakan dan komponen yang diganti.
Kesimpulan
Melakukan servis motor bukan hanya soal menjaga performa tetapi juga investasi untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.
Dengan rutin memeriksa kondisi sepeda motor dan mengganti komponen sesuai jadwal, risiko kerusakan parah dapat diminimalkan dan biaya perbaikan besar dapat dihindari.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








