McEasy Luncurkan Teknologi TrackVision untuk Tingkatkan Keselamatan di Jalan

AKURAT.CO McEasy, perusahaan IoT dan SaaS di Indonesia, resmi meluncurkan inovasi terbarunya, TrackVision. Teknologi ini dirancang untuk mendukung industri transportasi dalam mewujudkan target zero accident atau nihil kecelakaan kerja di jalan.
TrackVision menawarkan keamanan bagi pengemudi dan muatan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Menurut Makkuraga, Direktur PT Prima Safetindo Internasional (Primesafety), sebanyak 96 persen kecelakaan lalu lintas di Indonesia terjadi karena faktor manusia, seperti kelelahan dan kurangnya kesiapan mengemudi.
"Karenanya, selain meningkatkan keterampilan mengemudi di jalan, perlu adanya intervensi teknologi untuk meningkatkan keselamatan di jalan," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Kamis (19/9/2024).
TrackVision hadir dengan teknologi ADAS (Advanced Driver Monitoring System) dan DMS (Driver Monitoring System) yang mampu mendeteksi bahaya seperti kendaraan berpindah jalur, pengemudi mengantuk, tidak fokus, atau perilaku berisiko lainnya.
Salah satu perusahaan yang telah menggunakan teknologi ini adalah PT Nestlé Indonesia. Sejak bekerja sama dengan McEasy pada April 2024, perusahaan ini melaporkan penurunan pelanggaran oleh pengemudi hingga 70 persen setelah memasang TrackVision di truk distribusi.
TrackVision memberikan peringatan langsung di kabin serta notifikasi melalui email dan WhatsApp ke manajemen untuk evaluasi lebih lanjut.
Selain Nestlé, Tanto Intim Line, perusahaan pelayaran kontainer, juga menggunakan teknologi ini untuk memantau keamanan pengemudi dan muatan mereka.
Hingga kini, lebih dari 1500 perusahaan dari berbagai industri telah menggunakan TrackVision, termasuk Pelindo Group, Wardah, JNE dan Samator.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo






