AKURAT.CO - Pengujian baterai pada kendaraan listrik merupakan hal terpenting agar masyarakat tidak mendapatkan 'barang sampah'. Biasanya, pengujian baterai ini dilakukan di luar negeri, seperti Singapura dan Thailand, dengan harga yang cukup mahal.
Pakar elektrik dan battery vehicle dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi menegaskan, saat menentukan standarisasi kinerja kendaraan listrik, diperlukan alat ukur. Salah satunya dengan kalibrasi, jika kendaraan listrik sudah terkalibrasi maka dipastikan sudah terverifikasi.
Baca Juga: Indonesia Siap Pasok Kebutuhan Baterai Kendaraan Listrik Di AS
“Jadi tidak, kita bisa dapat barang-barang sampah lah, artinya barang yang tidak terverifikasi,” ucap Agus saat ditemui awak media di Jakarta, baru-baru ini.
Verifikasi dilakukan dari hasil penelitian komponen-komponen, seperti parameter pengukuran, termasuk aspek keamanan yang sangat penting. Ada banyak contoh verifikasi, terutama jika hubungan dengan pengukuran energi seperti IPP dan PLN. Ini tidak boleh menjadi masalah yang sama sekali.
Untuk kalibrasi kendaraan listrik ini, sudah ada alatnya di Indonesia sehingga tidak perlu repot dan mahal harus ke luar negeri.
“Kalau sekarang kendaraannya listrik, ya kan baterai, itu alat ukurnya siapa yang punya. Mahal mahal,” papar Agus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









